
LONDON - Jumlah orang yang tidur di jalanan telah meningkat lebih dari satu per tiga sejak 2010 di Inggris.
Data dari Department for Communities menunjukkan jumlah orang yang tidur di jalanan meningkat menjadi 2.414 orang tahun lalu, peninggatan sebesar 37% sejak pemilihan umum.
Para kritikus mengungkapkan bahwa tajamnya peningkatan orang yang tidur di jalanan merupakan "sebuah tanda peringatan jelas", dampak dari pemotongan keuntungan pemerintah.
Tahun 2011 Menteri Perumahan Tory MP Grant Shapps mengatakan Coalition serius menangani masalah ini.
Dia mengatakan: "Saya terkejut dan sedih bahwa saya masih melihat orang tinggal di jalanan. Saya lebih terkejut lagi ketika melihat beberapa orang masih, menghadapi masalah ketiadaan rumah untuk dihuni sebagai sesuatu yang tidak bisa diselesaikan. Masalah itu bisa diselesaikan. Tidak ada yang mau tinggal di dalam masyarakat dimana orang terpaksa untuk tidur di depan pintu toko, di bangku taman atau di trotoar."
Namun data terbaru menunjukkan jumlah orang yang tidur di jalanan meningkat menjadi 7% pada tahun lalu. Di East Midlands, 206 orang dilaporkan tidur di jalanan - kenaikan 50% dibandingkan tahun lalu.
Di South East pun terjadi peningkatan angka yang tajam dimana 532 orang dilaporkan tidur di jalanan, termasuk peningkatan sebesar 275% di Slough dan 58% di Oxford.
Lebih dari satu dalam empat di (28%) semua jalan tersebut datang dari negara-negara Eropa tengan dan timur.
Mereka termasuk ke dalam jumlah orang Rumania yang meningkat - hingga lebih dari 50% pada tahun lalu dari 329 hingga 497 - dan peningkatan yang lebih kecil dari orang-orang Bulgaria dari 53 sampai 60. () mirror/isa-job/A-147/pikiran-rakyat.com/syabab indonesia

0 komentar:
Posting Komentar