728x90 AdSpace

  • Hot News

    Kamis, 08 Januari 2015

    Para Pemimpin Barat Kompak Kecam Penyerang Majalah Penghina Nabi SAW


    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآَيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ
    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (TQS Ali Imran [3]: 118)

    Merespon penyerangan beberapa orang terhadap majalah kontroversial di Perancis, Charlie Hebdo, para pemimpin barat kompak memberi dukungan. mereka marah dan mengutuk penyerangan tersebut. Mereka pun menyiapkan langkah-langkah untuk membantu Perancis dalam mengatasi hal ini.

    Sikap ini tentu berbeda di saat majalah "busuk" tersebut menerbitkan kartun Nabi Muhammad SAW. Majalah ini sering memuat kartun yang menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW. Di saat umat Islam seluruh dunia mengecam penerbitan tersebut secara besar-besaran, para pemimpin barat hanya diam saja dan membela ulah bejat majalah tersebut. Mereka lagi-lagi berlindung pada kebebasan demokrasi dan HAM.

    Redaksi syababindonesia.com memuat pernyataan para pemimpin barat terkait dukungan mereka terhadap Perancis dan Majalah Charlie Hebdo" Majalah Penghina Nabi dan Islam". Pernyataan-pernyataan tersebut dirilis oleh BBC Indonesia pada hari ini, Kamis, 8 Januari.

    Presiden AS, Barack Obama

    "Pikiran dan doa kami bersama para korban dari serangan teroris ini dan juga warga Prancis pada masa yang sulit ini."
    "Kerja sama kontraterorisme kami dengan Prancis baik sekali. Kami akan memberikan semua bantuan yang bisa kami sampaikan. Saya kira amat penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa serangan seperti ini bisa terjadi di mana saja di dunia."



    Sekjen PBB, Ban Ki Moon

    "Itu sangat mengerikan, tidak bisa diterima, dan merupakan kejahatan berdarah dingin. Hal itu juga merupakan serangan langsung atas landasan demokrasi, atas media, dan kebebasan berekspresi. Saya menyampaikan duka yang paling dalam kepada keluarga dan harapan untuk yang cedera."
    "Kita berdiri bersama pemerintah dan rakyat Prancis. Serangan mengerikan ini bermaksud memecah belah. Kita tidak boleh jatuh ke dalam perangkap itu. Kita harus berdiri kuat untuk kebebasan berekspresi dan toleransi serta berdiri melawan kekuatan memecah belah dan kebencian."

    Presiden Prancis, Francois Hollande

    "Prancis hari ini mengadapi peristiwa yang mengejutkan, yaitu sebuah serangan, dan serangan teroris ini tidak diragukan lagi atas majalah yang sudah diancam beberapa kali dan dilindungi."
    Ini merupakan tindakan barbar yang luar biasa yang kebetulan terjadi di Prancis atas sebuah majalah, dan majalah berarti kebebasan berbicara, atas wartawan yang selalu berusaha keras untuk memperlihatkan bahwa di Prancis bisa terjadi untuk mempertahankan gagasan-gagasan dan untuk memiliki kebebasan yang dilindungi republik."

    Ratu Elizabeth II

    "Pangeran Philip dan saya menyampaikan duka kepada keluarga dari mereka yang wafat dan mereka yang cedera dalam serangan di Paris pagi ini. Kami menyampaikan pikiran dan doa kami kepada semua yang terkena dampaknya."



    Perdana Menteri Inggris, David Cameron (di parlemen)

    "Saya kira seluruh majelis akan bergabung dengan saya untuk mengecam serangan barbar di kantor sebuah majalah di Paris yang dilaporkan menewaskan lebih dari 10 orang."
    "Sementara rinciannya masih belum kelas, saya tahu bahwa majelis ini dan negara ini berdiri bersatu dengan rakyat Prancis untuk menentang semua bentuk terorisme dan kita berdiri untuk bebebasan berbicara serta demokrasi dan orang-orang ini tidak akan pernah bisa mengambil nilai-nilai kita itu."

    Kanselir Jerman, Angela Merkel

    "Yang terjadi hari ini Paris adalah serangan barbar atas nilai-nilai yang kita bagi bersama di Eropa. Kita mengecam keras serangan ini. Pikiran kami bersama rakyat Prancis, khususnya mereka yang kehilangan yang dicintai."
    "Kita berdiri untuk nilai-nilai kita. Kebebasan pers, kebebasan secara umum, demokrasi, dan sekali lagi pikiran kita bersama Prancis dan kita akan melakukan semua yang mungkin untuk membantu Prancis dalam situasi yang sulit ini."
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Para Pemimpin Barat Kompak Kecam Penyerang Majalah Penghina Nabi SAW Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top