Bandul politik internasional mengayun menuju Asia Tenggara secara perlahan setelah sebelumnya terfokus di Asia tengah.
Pemerintah AS telah mengirim tambahan 20 ribu personelnya ke Darwin, Australia, dalam operasi yang diberi nama Talisman Saber 2013. Seperti diberitakan situs resmi departemen pertahanan Australia (http://www.defence.gov.au/opex/exercises/ts13/index.htm), operasi yang dikatakan sebagai ‘exercise’ ini digelar sejak 15 Juli hingga 5 Agustus 2013.
Negara Penjajah ini bersiap untuk menguatkan penjajahan dan dominasinya di wilayah Asia Tenggara. Negara ini pula disinyalir tengah mempersiapkan kemerdekaan Papua dari Indonesia agar lebih mudah dalam mengeksploitasi kekayaan pulau cenderawasih tersebut. Di samping itu, kerakusan Amerika sebagai negara pengusung ideologi kapitalisme terus akan menancapkan dominasi dan penjajahannya di segala bidang terhadap negara jajahan seperti Indonesia.
Amerika cukup licik dan licin dalam menjalankan tahap demi tahap strateginya dalam mencapai tujuannya untuk menjajah secara meluas negara jajahan. Banyak negara yang telah menjadi korban kelicikan AS seperti Iraq, Afghanistan, Mesir, pakistan, dll.
Indonesia sepertinya negara berikutnya yang akan diacak-acak oleh negara penjajah tersebut. Jika strategi politik AS berhasil maka Indonesia akan bernasib sama seperti negara jajahan lainnya. Nampaknya proyek AS ini tidaklah sulit karena SBY adalah pesuruh AS yang sangat kooperatif bagi kepentingan AS.( ibnu abdullah)


0 komentar:
Posting Komentar