Selanjutnya, Qaradhawi mendesak Amerika, agar di Suriah, Amerika berbuat seperti yang pernah dilakukannya di Libya. Ia berkata: “Mengapa Amerika tidak melakukan seperti yang telah dilakukannya di Libya?” bahkan ia meminta Amerika untuk berada di pihak para pejuang revolusi. Ia berkata: “Amerika harus membela rakyat Suriah, bersikap jantan, serta berpihak karena Allah, kebaikan dan kebenaran.”
Sungguh, sangat mengejutkan, orang yang disebut ahli fiqih yang sangat alim “al-allâmah” berbicara tentang Amerika dengan logika seperti ini, seolah-olah Amerika telah berubah menjadi negara Khilafah Islam yang diminta untuk menolong kaum Muslim, bahkan memintanya agar keberpihakannya karena Allah, kebaikan dan kebenaran. Padahal bocah kaum Muslim yang paling kecil sekalipun tahu bahwa Amerika adalah negara musuh nomor satu dalam memerangi Allah dan Rasul-Nya, serta dalam konspirasi membantai kaum Muslim dan dalam menjarah kekayaannya (kantor berita HT, 5/5/2013).

0 komentar:
Posting Komentar