
Desakan 27 Ormas-ormas Islam yang tergabung dalam Silaturrahim Ormas Lembaga Islam (SOLI) terhadap pemerintah untuk melakukan evaluasi atau bila perlu membubarkan Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 atas dugaan pelanggaran Hak Asasi Kemanusian (HAM) berat mendapat tanggapan mantan Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), KH. Hasyim Muzadi.
Menurut Hasyim Muzadi, wacana dan desakan pembubaran Densus 88 muncul sebagai respons karena negara bertindak tidak adil.
Menurut Sekjen International Conference for Islamic Scholars (ICIS) ini kepada kalangan kelompok agama bergaris keras, negara selalu menggunakan cara-cara kekerasan atau militer. Sedangkan kepada kalangan liberalis atau sekuler, negara selalu bersikap lunak dan selalu menggunakan alasan hak asasi manusia (HAM).
"Ekstrem kanan dihadapi dengan senjata, dan pada saat yang sama, ekstrem kiri (kelompok komunis dan Islamopobhia) dihadapi dengan sangat lunak karena berhasil mengendarai HAM," katanya, dalam pernyataan tertulis hari Kamis, (07/03/2013) kepada hidayatullah.com.() hidayatullah.com, 08/03/2013/ syinpress

0 komentar:
Posting Komentar