728x90 AdSpace

  • Hot News

    Kamis, 27 Desember 2012

    HTI: Boleh Ucapkan Selamat Natal, Salah Pahami Al Quran dan Tafsir


    Para tokoh Umat Islam yang membolehkan mengucapkan selamat Natal kepada warga Kristiani salah memahami Al Quran dan tafsirnya.

    "Dr Quraish Shihab yang membolehkan ucapan Selamat Natal dengan dasar Surat Maryam ayat 34 sama sekali ayat ini tidak membahas hukum membolehkan ucapan selamat Natal," kata Ketua Lajnah Tsaqafiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Hafidz Abdurrahman kepada itoday, Rabu (26/12).

    Menurut Hafidz Abdurrahman, berdasarkan al-Qurthubi, al-Jâmi’ li Ahkâm al-Qur’ân, Juz XI/105, Surat Maryam ayat 34, menjelaskan tentang siapa Nabi Isa. Dia adalah putra Maryam, tidak seperti yang dituduhkan orang Yahudi, sebagai putra Yûsuf an-Najjâr, atau seperti klaim orang Kristen, bahwa dia adalah Tuhan (anak), atau putra Tuhan.

    Kata Hafidz Abdurrahman, Dr. Yusuf al-Qaradhawi yang membolehkan mengucapkan selamat Natal dengan didasarkan Surat al-Mumtahanah: 8 mengambil kalimat Tabarrûhum wa tuqsithû ilaihim (berbuat baik dan berlaku adil kepada mereka) tidak ada kaitannya dengan mengucapkan 'Selamat Hari Raya' kepada kaum kafir yang tidak memerangi umat Islam.

    "Karena bersikap baik dan adil kepada mereka dalam hal ini terkait dengan mu’amalah, bukan ibadah," papar Hafidz Abdurrahman.

    Selain itu, kata Hafidz Abdurrahman, mengenai pernyataan Menteri agama yang menyatakan, memberikan selamat Natal hanyalah masalah mu'amalah sangat tidak cermat.

    "Ini merupakan pernyataan yang tidak cermat. Karena tidak memilah mana yang ibadah dan mu’amalah. Merayakan Natal Bersama adalah bagian dari ibadah, yang haram dilakukan oleh kaum Muslim. Bahkan bisa menjerumuskannya dalam kemurtadan," tegasnya.() itoday.co.id,
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: HTI: Boleh Ucapkan Selamat Natal, Salah Pahami Al Quran dan Tafsir Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top