Kantor majalah Prancis, Charlie Hebdo diserang oleh orang-orang tak dikenal. Majalah yang sering memuat hinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad SAW tersebut diserang oleh sedikitnya dua orang bersenjata. Menurut pihak yang berwenang Perancis akibat penyerangan ini menewaskan
setidaknya 11 orang dan melukai 10 orang.
"Dua pria berpenutup kepala memasuki gedung dengan Kalashnikov. Beberapa menit kemudian, kami mendengar banyak tembakan," kata Benoit Bringer seperti dilaporkan televisi Prancis, Itele sebagaimana dilansir BBC Indonesia.
Presiden Francois Hollande dijadwalkan akan segera mengunjungi kantor majalah itu.
Majalah mingguan tersebut sebelumnya menimbulkan kemarahan umat Islam karena antara lain menerbitkan karikatur Nabi Muhammad dan menjadikan nabi sebagai "pemimpin redaksi" pada November 2011.
Sehari sesudahnya penerbitan karikatur tersebut, kantor majalah Charlie Hebdo diserang dengan bom molotov.


0 komentar:
Posting Komentar