![]() |
| Presiden Jokowi (Gambar: detik.com) |
Bertempat di kompleks Istana Negara, Presiden mengumumkan harga baru Premium Rp.6600/liter sedangkan solar Rp.6400/liter.
Nampak seolah-olah bensin turun, namun jika dibandingkan dengan harga di masa pemeritahan SBY beberapa bulan yang lalu sebenarnya harga ini masih lebih mahal Rp.100,00. Pada masa akhir pemerintahan SBY premium berharga Rp.6500/liter.
Perlu juga diingat oleh masyarakat bahwa alasan pemerintahan Presiden Jokowi menurunkan harga BBM di bulan ini dikarenakan harga minyak dunia yang turun hingga 50 persen dibanding masa pemerintahan SBY.
Dengan demikian masyarakat harus siap harga premium dan solar akan kembali naik jika harga minyak dunia merangkak naik. Jika harga minyak dunia kembali menembus di atas USD 90/barel maka harga akan menyentuh dua kali lipat harga saat ini. Saat ini harga minyak dunia USD 47/barel dan harga premium Rp.6600/liter sedangkan solar Rp.6400/liter.
Hal ini dikarenakan liberalisasi yang diterapkan oleh rezim neoliberal pemerintahan Presiden jokowi. Liberalisasi sektor migas ini menyebabkan harga BBM disesuaikan harga pasar dunia.()


0 komentar:
Posting Komentar