Makassar -- HTI Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menyelenggarakan Konferensi Islam dan Peradaban (KIP) yang diselenggarakan di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Konferensi ini dihadiri oleh ribuan peserta yang dengan penuh antusias mengikuti acara demi acara dalam konferensi ini.Tema yang diusung paa konferensi ini adalah "Indonesia Milik Allah , Saatnya Khilafah Menggantikan Demokrasi dan Sistem Ekonomi Liberal".
Dalam Pidato Politiknya Ketua Umum DPP Hizbut Tahrir Indonesia Ust. Rochmat S. Labib menyampaikan materi dengan tema 'Sistem Ekonomi Liberal, Sistem Rusak, Menghasilkan Kerusakan dan Kesengsaraan".
Berikut petikan Pidato Politik beliau :
Demokrasi menjadi pemicu utama terjadinya korupsi, sedangkan sistem ekonomi liberal menjadikan kekayaan alam Indonesia dikeruk hanya untuk kepentingan asing. Prinsip dasar demokrasi adalah kedaulatan rakyat maka konsekuensinya yang menentukan hukum adalah manusia, padahal dalam Islam hak menetapkan hukum hanyalah hal Allah. Syariah Allah bisa diterapkan jika mereka mengijinkan, jelas ini adalah kesesatan.
Ibarat kereta, ideologi dan sistem kufur bagaikan lokomotif yang membawa kesesatan, maka dari itu wajib kita mencampakkan semua ideologi kufur tersebut. Sesungguhnya islam punya sistem politik tersendiri yakni Khilafah. Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi kaum muslimin untuk menyebarkan luaskan islam melalui dakwah dan jihad. Jika seluruh hukum dapat ditegakkan dalam daulah khilafah maka keberkahan akan diturunkan Allah Dimuka bumi.
Namun sungguh disayangkan sistem pemerintahan tersebut sudah tidak ada, sejak diruntuhkan oleh Mustafa Kemal pada tahun 1924. Tidak ada ikhtilaf dikalangan ulama tentang wajibnya khilafah. Namun ada juga yang pesimis dengan tegaknya khilafah, maka jelas ini adalah ironi sebab kaum kafir ada yang mempercayai tegaknya khilafah. Negara kafir imperialis siang dan malam secara serius melakukan upaya mengahalangi tegaknya khilafah.
Kabar gembira tentang tegaknya khilafah telah diberitakan oleh Rasulullah saw, dalam sebuah hadits diberitakan bahwa kelak khilafah akan tegak kembali sesuai dengan jalan kenabian. Salah satu hadits yang lain adalah tentang penaklukan Konstantinopel dan Romawi. Konstantinopel berhasil ditaklukkan oleh sultan Muhammad al-fatih sedangkan Romawi belum disentuh, apakah anda berniat menjadi tentara yang kelak menaklukkan kota roma? Insya Allah kota Roma akan ditaklukkan, yg menaklukkannya bukan negara nasionalis tetapi yang menaklukkanya adalah daulah Khilafah Islamiyah. Rasulullah juga memberi kabar bahwa kekuasaan kaum Muslimin akan meliputi timur dan barat dan Insya Allah khilafah-lah yang akan mewujudkannya.
Ketika Allah memberikan pertolongan maka tidak ada yang bisa menghalanginya. Dalam kesempatan ini Hizbut Tahrir mengajak anda untuk berjuang bersama dalam menegakkan kembali Khilafah. Sesuai dengan pesan Amir HIzbut Tahrir, “Sungguh kami tengah berjuang, sedangkan mata kami melihat Khilafah dan hati kami berdebar-debar menyambutnya. Kami semua yakin Khilafah akan kembali tegak sebab Rasulullah saw. telah memberitahu kita dan menyampaikan kabar gembira kepada kita bahwa Khilafah akan kembali tegak”.Maka sambutlah janji Allah dan bergabunglah bersama umat dan Hizbut Tahrir dalam menegakkan Khilafah.() fp hti/ syabab indonesia
Dalam Pidato Politiknya Ketua Umum DPP Hizbut Tahrir Indonesia Ust. Rochmat S. Labib menyampaikan materi dengan tema 'Sistem Ekonomi Liberal, Sistem Rusak, Menghasilkan Kerusakan dan Kesengsaraan".
Berikut petikan Pidato Politik beliau :
Demokrasi menjadi pemicu utama terjadinya korupsi, sedangkan sistem ekonomi liberal menjadikan kekayaan alam Indonesia dikeruk hanya untuk kepentingan asing. Prinsip dasar demokrasi adalah kedaulatan rakyat maka konsekuensinya yang menentukan hukum adalah manusia, padahal dalam Islam hak menetapkan hukum hanyalah hal Allah. Syariah Allah bisa diterapkan jika mereka mengijinkan, jelas ini adalah kesesatan.
Ibarat kereta, ideologi dan sistem kufur bagaikan lokomotif yang membawa kesesatan, maka dari itu wajib kita mencampakkan semua ideologi kufur tersebut. Sesungguhnya islam punya sistem politik tersendiri yakni Khilafah. Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi kaum muslimin untuk menyebarkan luaskan islam melalui dakwah dan jihad. Jika seluruh hukum dapat ditegakkan dalam daulah khilafah maka keberkahan akan diturunkan Allah Dimuka bumi.
Namun sungguh disayangkan sistem pemerintahan tersebut sudah tidak ada, sejak diruntuhkan oleh Mustafa Kemal pada tahun 1924. Tidak ada ikhtilaf dikalangan ulama tentang wajibnya khilafah. Namun ada juga yang pesimis dengan tegaknya khilafah, maka jelas ini adalah ironi sebab kaum kafir ada yang mempercayai tegaknya khilafah. Negara kafir imperialis siang dan malam secara serius melakukan upaya mengahalangi tegaknya khilafah.
Kabar gembira tentang tegaknya khilafah telah diberitakan oleh Rasulullah saw, dalam sebuah hadits diberitakan bahwa kelak khilafah akan tegak kembali sesuai dengan jalan kenabian. Salah satu hadits yang lain adalah tentang penaklukan Konstantinopel dan Romawi. Konstantinopel berhasil ditaklukkan oleh sultan Muhammad al-fatih sedangkan Romawi belum disentuh, apakah anda berniat menjadi tentara yang kelak menaklukkan kota roma? Insya Allah kota Roma akan ditaklukkan, yg menaklukkannya bukan negara nasionalis tetapi yang menaklukkanya adalah daulah Khilafah Islamiyah. Rasulullah juga memberi kabar bahwa kekuasaan kaum Muslimin akan meliputi timur dan barat dan Insya Allah khilafah-lah yang akan mewujudkannya.
Ketika Allah memberikan pertolongan maka tidak ada yang bisa menghalanginya. Dalam kesempatan ini Hizbut Tahrir mengajak anda untuk berjuang bersama dalam menegakkan kembali Khilafah. Sesuai dengan pesan Amir HIzbut Tahrir, “Sungguh kami tengah berjuang, sedangkan mata kami melihat Khilafah dan hati kami berdebar-debar menyambutnya. Kami semua yakin Khilafah akan kembali tegak sebab Rasulullah saw. telah memberitahu kita dan menyampaikan kabar gembira kepada kita bahwa Khilafah akan kembali tegak”.Maka sambutlah janji Allah dan bergabunglah bersama umat dan Hizbut Tahrir dalam menegakkan Khilafah.() fp hti/ syabab indonesia




















0 komentar:
Posting Komentar