Penulis di AS Sebut Intelijen Amerika Tahu Persis Soal MH370
WASHINGTON - Seorang penulis asal Amerika Serikat (AS)
yang merangkap sebagai penyiar radio, Dr Kevin Barrett mempercayai bahwa
intelijen Amerika mengetahui secara persis apa yang terjadi kepada
pesawat Malaysia Airlines MH370.
Melansir Mirror, Minggu (13/4/2014), seorang penulis dan penyiar radio AS mengklaim bahwa Central Intelligence Agency (CIA) Amerika tahu persis apa yang terjadi atas hilangnya Malaysia Airlines yang menghilang pada 8 Maret dengan membawa 239 penumpang dan awak kapal.
Kevin Barrett mengatakan kepada saluran Press TV Iran jika pesawat tersebut tidak mungkin hanya sekadar hilang. Menurut dia, kasus hilangnya pesawat MH370 tersebut tidak masuk akal.
"Pesawat ini tidak mungkin hilang begitu saja. Ini tidak masuk akal. Pangkalan CIA di Alice Springs, Australia tahu persis apa yang terjadi pada pesawat itu. Dan itu telah membuat Pemerintah Malaysia meminta mereka namun mereka tidak mendapatkan respons apapun," ujar Barrett dengan analisanya.
Bahkan, secara tegas, Barrett menyampaikan jika ada yang ditutup-tutupi dari hilangnya pesawat yang seharusnya mendarat di Beijing tersebut.
"Ini tidak bisa dipikirkan, bahwa pesawat ini hanya akan mengubah haluan, terbang ke arah yang salah, dan akan terlihat atas Kepulauan Maldives menuju Diego Garcia dan hilang begitu saja.
"Ini adalah sesuatu yang sangat aneh yang telah terjadi pada pesawat ini." (ade/ okezone.com/ syabab indonesia)
Melansir Mirror, Minggu (13/4/2014), seorang penulis dan penyiar radio AS mengklaim bahwa Central Intelligence Agency (CIA) Amerika tahu persis apa yang terjadi atas hilangnya Malaysia Airlines yang menghilang pada 8 Maret dengan membawa 239 penumpang dan awak kapal.
Kevin Barrett mengatakan kepada saluran Press TV Iran jika pesawat tersebut tidak mungkin hanya sekadar hilang. Menurut dia, kasus hilangnya pesawat MH370 tersebut tidak masuk akal.
"Pesawat ini tidak mungkin hilang begitu saja. Ini tidak masuk akal. Pangkalan CIA di Alice Springs, Australia tahu persis apa yang terjadi pada pesawat itu. Dan itu telah membuat Pemerintah Malaysia meminta mereka namun mereka tidak mendapatkan respons apapun," ujar Barrett dengan analisanya.
Bahkan, secara tegas, Barrett menyampaikan jika ada yang ditutup-tutupi dari hilangnya pesawat yang seharusnya mendarat di Beijing tersebut.
"Ini tidak bisa dipikirkan, bahwa pesawat ini hanya akan mengubah haluan, terbang ke arah yang salah, dan akan terlihat atas Kepulauan Maldives menuju Diego Garcia dan hilang begitu saja.
"Ini adalah sesuatu yang sangat aneh yang telah terjadi pada pesawat ini." (ade/ okezone.com/ syabab indonesia)


0 komentar:
Posting Komentar