
Hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) menyimpulkan bahwa mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD merupakan tokoh potensial untuk menyatukan partai-partai Islam dan ia bisa menjadi capres dalam koalisi partai-partai itu.
Mahfud menjelaskan hal itu disebabkan masyarakat Islam menginginkan adanya perwakilan orang Islam dalam struktur pemerintahan. Dia menambahkan sangat sulit membuat koalisi partai-partai Islam sekarang ini.
"Di antara partai-partai yang disebutkan tidak sama pikirannya. Ada yang setuju, ada yang tidak kalau ikut koalisi itu," ujarnya di kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta, Minggu (24/11).
Mahfud juga merasa aneh dengan istilah partai Islam. Karena baik secara ideologis dan organisatoris partai Islam itu tidak ada sekarang ini di Indonesia.
"PKB misalnya itu partai nasionalis cuma basis pendukungnya umat Islam, Nahdiyin. Tapi di PKB itu anggota parlemennya yang beragama non muslim juga banyak sekali. Di NTT itu 13 orang Katolik semua," katanya.
Bukan hanya itu, tambah Mahfud, perilaku politik antara PKS, Golkar dan PDIP sama saja. Dia mencontohkan konfigurasi kepemimpinan ketiga partai itu tidak berbeda satu sama lain.() rmol.co/ syabab indonesia

0 komentar:
Posting Komentar