
Koran Mesir Al Youm 7 memberitakan Shafiq saat ini mendukung Jenderal Sami Annan, mantan kepala staf kepresidenan.
Tidaklah aneh jika Shafiq mendukung Annan, keduanya berasal dari generasi militer yang sama namun yang mengejutkan adalah mundurnya Shafiq untuk mendukung pencalonan Jenderal Abdel Fattah al-Sisi sebagai presiden.
Pergeseran Shafiq ini mengungkapkan kemungkinan rencana militer untuk menyusun ulang peran dalam pembangunan militer. Dukungan Shafiq bagi Annan menunjukkan taruhan militer pada pencalonan al Sisi sebagai calon presiden mungkin telah bergeser ke Annan sebagai penggantinya.
Dukungan Shafiq, seorang tokoh yang populer di kalangan sisa-sisa rezim Mubarak, terhadap pencalonan Annan menunjukkan bahwa Annan mungkin bisa menjadi calon baru yang disukai oleh rezim militer dan mantan rezim Mubarak itu.
Dalam beberapa hari kedepan akan terungkap validitas kemungkinan ini, terutama cara media memberitakan hal ini dan cara yang dilakukannya terhadap Annan, yang sebelumnya dikritik tajam karena menerbitkan bagian dari memoarnya dan mengusulkan dirinya sebagai seorang calon kuat melawan al Sisi.
Jika media Mesir mulai mengabaikan Annan, hal ini akan menunjukkan konsensus antara rezim dan militer, untuk menggantikan al Sisi dengan Annan. Jika media meningkatkan serangannya terhadap dia, hal ini merupakan sinyal perbedaan yang mendalam antara para pemimpin kudeta terhadap al Sisi dan pencalonan Annan. Kedua hal ini menunjukkan bahwa jalan al Sisi menjadi presiden Mesir tidak semulus yang dia harapkan. (rz/middleeastmonitor.com) hti press

0 komentar:
Posting Komentar