728x90 AdSpace

  • Hot News

    Jumat, 16 Agustus 2013

    Demokrasi Kembali Membawa Korban


    Ribuan kaum muslimin meninggal akibat kejahatan penguasa militer Mesir yang mengkudeta pemerintahan demokrasi yang dipimpin oleh Muhamad Mursi. Dengan bantuan Amerika Serikat, As-Sisi, sang jendral menurunkan secara paksa Mursi dari tampuk kekuasaannya. Rupanya sang 'majikan' yakni Amerika Serikat menemukan alasan yang mereka anggap benar untuk menjatuhkan Mursi. Sehingga dengan kekuatannya, Amerika menggunakan tangan militer Mesir untuk menggulingkan Mursi.

    Dampak dari penggulingan Mursi membuat para pendukung Mursi marah dan mengadakan unjuk rasa damai berhari-hari. Kekuatan massa yang dikomando oleh gerakan Ikhwanul Muslimin( IM ) dan organisasi underbow IM melakukan protes massal sehingga membuat pusing Amerika dan anteknya yaitu As-Sisi, sang jendral biadab.

    Sejak pembantaian massal yang dimulai Rabu pagi jam 06.30 CLT, tanggal 14 Agustus 2013, setidaknya sekitar 6000 kaum muslimin yang meninggal dunia dan ribuan lainnya terluka. Di antara korban terdapat anak-anak dan muslimah.

    Inikah biaya yang harus dibayar atasnama demokrasi?

    Bukankah Muhamad Mursi dipilih secara demokratis sesuai teori-teori dan konsep demokrasi Barat?

    Di pihak yang lain Amerika dan sang jendral biadab, As-Sisi, melakukan pengulingan kekuasaan Mursi yang berdampak kepada penahanan para tokoh dan aktivis IM dan pembantaian biadab terhadap para pendukung Mursi itupun atasnama demokrasi?

    Lalu, demokrasi manakah yang benar? atau memang tidak ada demokrasi yang benar? Lalu untuk apa kaum muslimin menggunakan demokrasi jika demokrasi tidak cocok untuk mereka?

    Semoga Alloh SWT memberi balasan kebaikan bagi para syuhada Mesir yang wafat pada tragedi pembantaian, yang ikhlas memperjuangkan syariah. Semoga Alloh SWT melindungi umat islam di Mesir dan memberi mereka petunjuk bahwa makar musuh mereka yaitu Amerika Serikat amatlah jelas. Semoga Alloh SWT memberi kekuatan umat Islam untuk menolak demokrasi dan fokus memperjuangkan syariah Islam dan khilafah Islamiyah.
     
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Demokrasi Kembali Membawa Korban Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top