
Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menyatakan siapapun calon presiden (capres) yang akan maju nanti mempunyai tugas sangat berat. Salah satu yang utama menurutnya adalah membebaskan bangsa ini dari cengkeraman ekonomi asing.
"Kita ketahui, pertambangan, perbankan, pertanian, perkebunan, kehutanan, perhubungan, itu sebagian besar dicengkeram oleh korporasi asing," kata Amien saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu 3 Agustus 2013.
Mantan Ketua MPR itu menilai capres yang tidak dapat memutus dominasi asing ini lebih baik tidak usah nyapres karena hanya akan menjadi beban negara. Amien menegaskan, capres yang akan dipilih rakyat nanti adalah dia yang dapat menerjemahkan pasal 33 dan 34 UUD menjadi wacana, wahana dan strategi rakyat di masa mendatang.
"Tapi kalau masih seperti sekarang ini, kekayaan alam dijual murah ke asing, kita jadi jongos di negeri sendiri. Jangan diteruskan itu. Lebih baik jangan nyalon," ujarnya.
Amien melanjutkan, dominasi asing di berbagai sektor penting sudah semakin mencolok mata. Dan pada akhirnya bangsa Indonesia menjadi negara yang sepenuhnya dungu.
Ia mencontohkan, Freeport, perusahaan Amerika Serikat yang menjadi penambang emas terbesar di muka bumi. Menurutnya, tidak ada tambang emas sebesar dan sedahsyat di Papua. Namun, seluruh rakyat tahu bahwa royalti yang diberikan Freeport ke negara hanya 1 persen.
"Ini betul-betul sebuah penghinaan. Jadi presiden baru nanti itu yang seperti ini tolong diperbaiki. Kalau terus begini akan menjadi kanker bangsa," jelasnya.() viva.co.id, 03/08/2013

0 komentar:
Posting Komentar