728x90 AdSpace

  • Hot News

    Selasa, 02 Oktober 2012

    Panji Khilafah Berkibar di Simferopol Ukraina untuk Bela Kehormatan Rasulullah Saw


    Gema takbir berulangkali diteriakkan disusul dengan kalimah tauhid. Kibaran panji al-liwa dan ar-royah, panji-panji Rasulullah, menjulang tinggi di tengah ribuan orang dalam sebuah rapat akbar. Ini bukan di Jakarta atau di negeri Timur Tengah. Tetapi suasana pembelaan atas Nabi Saw tersebut berlangsung di Simferopol, Krimea, Ukraina.

    Penghinaan terus menerus terhadap Nabi Muhammad Saw tidak membuat kaum Muslim diam, di berbagai belahan negeri. Ribuan kaum Muslim di Ukraina ramai-ramai berdiri untuk membela kehormatan Rasulullah dalam aksi masirah melawan film "Innoccent of Muslim" yang telah melecehkan Baginda Rasulullah Saw., Kamis, 27/09/2012.

    Aksi yang digelar di ibu kota Otonomi Krimea di selatan Ukraina tersebut mengekspresikan ketidakpuasan sekitar empat juta muslim serta mengecam keras pelecahan atas Rasulullah Saw.

    Sebuah spanduk besar bertuliskan "Kami Mencintai Nabi Muhammad" dan ayat "Tidaklah kami utus melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam" terpampang di depan panggung pembicara. Beberapa pembicara, para pemuda Hizbut Tahrir, silih berganti menyampaikan orasi dan seruannya.

    Kaum Muslim yang berasal dari berbagai pelosok di Krimea tersebut, baik laki-laki, perempuan, orang tua, para pemuda, remaja dan anak-anak ikut serta untuk membela kehormatan Nabi Saw dan mengecam pelecehan yang dilakukan warga Amerika Serikat tersebut.

    Peserta laki-laki dan perempuan dipisah sesuai dengan tata cara syariat Islam. Para pengunjuk rasa selain membawa poster mereka meninggikan panji-panji Rasulullah, bendera hitam dan putih bertuliskan "laa ilaaha ilallah muhammad rasulullah".

    Selain meneriakkan takbir, massa juga meneriakkan yel-yel "laa ilaaha ilallah muhammad rasulullah". Mereka juga berulangkali meneriakkan yel-yel sebagaimana diteriakkan oleh saudara-saudara mereka di belahan negeri muslim lainnya, "Al-ummah turid Khilafah Islamiyah" (umat ingin Khilafah Islamiyah".

    Ruslan Ramazanov, salah seorang panitia aksi mengatakan, "Nabi Muhammad ditempatkan buruk. Ini tidak benar, ini menghina nabi. Itu diperlihatkan dalam bentuk pembunuh berantai".

    "Ini adalah kewajiban, kewajiban setiap Muslim, meskipun ada perbedaan dengen beberapa muslim lainnya, biarkanlah Hizbut Tahrir beraksi, dan kita semua Muslim," kata seorang peserta aksi. 

    Sebelumnya pihak mufti yang meminta untuk tidak terprovokasi dan mengabaikan film kontroversial tersebut. Sekalipun demikian, malah ribuan kaum Muslim dari seluruh semenanjung di Ukraina itu berkumpul untuk menunjukkan kecintaan mereka kepada baginda Rasulullah Saw.

    Dalam pertemuan tersebut, para pembicara memberikan catatan bahwa ini bukan serangan pertama yang dilakukan oleh orang-orang kafir terhadap umat Islam. Perlawanan terhadap Islam telah terjadi sejak masa Rasulullah Saw.

    Setiap kali menghina nilai-nilai Islam Barat selalu menunjukkan sebagai "kebebasan berbicara", tetapi giliran seseorang berbicara tentang Holocaust, seseorang dapat masuk penjara selama tujuh tahun. Ini adalah standar ganda barat dan sistem kapitalisme.

    Para pembicara juga menegaskan bahwa tidak bertindaknya para penguasa di negeri-negeri Muslim yang tidak mengambil posisi tepat melainkan kaum Muslim yang mukhlish menentang tindakan protes tersebut.

    Sebagaimana disampaikan pihak penyelenggara rapat akbar, jalan keluar dari situasi ini serta solusi tuntas untuk semua masalah umat saat ini adalah dengan melanjutkan cara hidup Islam melalui Khilafah.

    Demikianlah, kaum Muslim di Krimea, Ukraina, telah menambah daftar deretan kerinduan umat di berbagai dunia yang telah meninggikan panji-panji Khilafah. Hanya Khilafah yang akan menjaga kehormatan Islam, Nabinya dan kaum Muslim dari penghinaan dan pelecehan kaum kufar. Mereka telah meninggikan panji-panji Rasulullah Saw al-liwa dan arroyah, panji Khilafah pemersatu umat, maka sungguh sangat aneh bila sebagian kaum Muslim di sini masih bangga dengan panji-panji nasionalisme. [syabab.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Panji Khilafah Berkibar di Simferopol Ukraina untuk Bela Kehormatan Rasulullah Saw Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top