
Kita sedang dikuasai oleh sistem yang penuh kedustaan. Kita harus melawan.
Ini ucapan tersebut terlontar dari Wakil Ketua KPK Busyro Muqaddas saat menyambut sejumlah tamu dari elemen masyarakat aktifis antikorupsi, kemarin.
Pernyataan Busyro itu didasarkan pada sikap sejumlah anggota dewan yang 'ngotot' merevisi UU KPK. Saat niat itu diprotes sejumlah masyarakat, mereka berdusta dengan mengatakan tidak pernah mau merevisi.
"Lihat, ini hitam semua. Hitam punya makna kalau dunia ini gelap. Tapi mereka semua hadir memberikan pencerahan. Kami tidak pernah ada kamus untuk mundur," kata Busyro sambil menujuk para aktivis yang kali ini kompak mengenakan pakaian serba hitam.
Sementara itu, Ketua KPK Abraham Samad mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat. Bahkan, Abraham menyatakan bangga dengan komitmen para aktivis untuk mendukung KPK dari berbagai upaya-upaya pelemahan KPK.
"Buat teman-teman pejuang KPK, saya ingin mengatakan bahwa KPK tidak butuh political will dari pemimpin negeri ini. KPK tidak butuh goodwill para legislator dari DPR. KPK hanya butuh dukungan dan bantuan masyarakat di negeri ini," kata Abraham Samad di kantor KPK, Jakarta, Kamis, (4/10).
"Yakinlah bahwa KPK tidak akan pernah mundur sejengkal pun menghadapi koruptor di Indonesia. Sekalipun yang bersangkutan adalah Jenderal," tegasnya lagi.() itoday.com

0 komentar:
Posting Komentar