
Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, siang ini, Selasa (09/10) akan menduduki Gedung DPRD DKI Jakarta, untuk menuntut revisi SK Gubernur tentang jabatan Wakil Gubernur di Lembaga Keislaman Pemprov DKI Jakarta.
Berdasarkan pemberitahuan resmi yang disampaikan pihak kepolisian, massa FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI) akan melakukan aksi damai mulai pukul 09.00-10.00 WIB.
Diberitakan sebelumnya, aktivis FPI dan LPI akan menggeruduk Kantor DPRD atau Balai Kota DKI Jakarta untuk menuntut pencabutan Perda Gubernur DKI no. 32 Tahun 2004.
Tuntutan itu didasari pada Perda 32/2004 yang memberikan peluang kepada Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menduduki sejumlah lembaga yang berhubungan dengan kepentingan umat Islam. Sementara Ahok sendiri nonMuslim.
Intruksi untuk seluruh DPW/DPC FPI/LPI itu disampaikan Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Salim Al-Athos atau Habib Selon. Aksi damai itu akan dimulai pukul 08.00 WIB, berkumpul di markas FPI Petamburan untuk menuju Kantor DPRD/Balai Kota di Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Jauh sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta Habib A Husein Alaydrus menegaskan bahwa jika Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi ketua Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) akan berbahaya. Ahok akan mengetahui seluruh informasi intelijen dan peta gerakan Islam.
Menurut Habib Husein, berdasarkan Perda 32/2004, di mana Ahok sebagai Wagub DKI Jakarta secara ex officio akan mengendalikan 12 lembaga strategis, salah satunya Kominda.
Anggota Komisi C DPRD DKI itu menyatakan ketidaksetujuannya jika Ahok mengendalikan 12 lembaga di bawah naungan Pemda DKI Jakarta. Apalagi, lembaga itu bersentuhan dengan dunai Islam, sementara Ahok non-Muslim.
Lembaga itu di antaranya, Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Ketua Dewan Pertimbangan Badan Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (BAZIS), Ketua Dewan Pembina Jakarta Islamic Center, Ketua Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur’an. Ketua Badan Pembina Pengembangan Tilawatil Qur’an, Ketua Dewan Pembina Badan Pembina Perpustakaan Masjid, dan Ketua Badan Pembina Kordinasi Dakwah Islam (KODI).() itoday.co.id

0 komentar:
Posting Komentar