Istana membantah pernyataan bekas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar yang menyebutkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin rapat tentang skenario pencairan dana talangan untuk Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.
Jurubicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, mengakui memang ada pertemuan di Istana pada 2008 lalu namun pertemuan tersebut tidak membahas bail out Bank Century, melainkan tentang pencegahan tindakan korupsi di tengah krisis ekonomi global.
Sementara Staf Khusus Presiden, Andi Arief, menegaskan bahwa Presiden SBY tidak memimpin rapat untuk membahas skenario pencairan dana untuk Bank Century pada Oktober 2008. Kata dia, dalam pertemuan yang dilakukan tepatnya pada 9 Oktober 2008, Presiden mengundang KPK, Kapolri dan Kejaksaan dalam konteks mengambil langkah-langkah penegakan hukum bagi penyelamatan ekonomi, khususnya para pelaku yang melanggar peraturan pasar modal.
Bagaimana tanggapan Antasari atas bantahan orang-orang lingkaran istana itu?
Antasari menganggap wajar. Sebab, sebagai bawahan memang biasanya membela atasan. Antasari pun memastikan dirinya bicara apa adanya.
Hal itu disampaikan Antasari kepada anggota Timwas Century Bambang Soesatyo. Tadi pagi (Sabtu, 11/8) Bambang mengunjungi Antasari di LP Tangerang, tempat Antasari ditahan. Di dalam penjara keduanya berbicara panjang lebar. Mulai jam 8 pagi, Bamsoet baru keluar sekitar jam 11.30 siang.
"Pak Antasari mengatakan apa yang disampaikan itulah yang terjadi. Posisi duduknya pun Pak Antasari masih mengingat betul. Dia duduk di antara Jaksa Agung dan Kapolri. Dan itu bisa ditanyakan pada orang-orang yang hadir," ujar
Dari cerita Antasari, kata Bambang, di awal-awal rapat Presiden SBY tidak menyampaikan masalah bailout. Presiden hanya meminta tanggapan dari KPK sebagai penegak hukum jika saat pemerintah melakukan terobosan untuk mengantisipasi dampak krisis global. Di akhir rapat baru disinggung rencana penyuntikan dana terhadap bank tertentu.
Saat itu, Antasari tidak terlalu menghiraukan rencana penyuntikan itu, sebab memang belum ada bailout. Yang dia heran justru di rapat itu tidak ada Jusuf Kalla. Padahal saat itu Jusuf Kalla adalah Wapres. Dan masalah ekonomi adalah tanggung jawab dia.
"Ternyata, rapat itu hanya bungkus. Bungkusnya adalah penyelamatan ekonomi dan antisipasi krisis global. Tapi arahnya penyelamatan bank," jelas Bambang.[dem] rmol.co

BETUL ITU SAYA TEKS PIDATO SBY..ARAH NYA KESITU...MEMANG TIDAK SECAR KASAR DI BILANG ..SAUDARA2 KITA HARUS BAILOUT BANK CENTURY..KAN PIDATO NYA MEGGUNAKAN BAHASA TEHNIS..ETIK....TENAG PAK ANTASARI..PEMILU 2014..SAYA YAKIN ANDA BEBAS...INDONESIA DGN PEMIMPIN BARU...SOMGA BAPAK BISA MEMBATU UNTUK PEJARAKAN ORNG2 YG TERLIBAT CNTURY....SMANGT PAK ANTASARI....
BalasHapus