728x90 AdSpace

  • Hot News

    Kamis, 16 Agustus 2012

    Jubir HTI: Persatuan umat dan penerapan syariah secara kaffah tidak bisa diwujudkan tanpa khilafah


    Jubir HTI Ust Ismail Yusanto mengatakan bahwa persatuan umat dan penerapan syariah secara kaffah tidak bias diwujudkan tanpa khilafah. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Silaturrahmi Ramadhan 1433 H Majelis Pakar Kahmi Sumut, Sabtu, 11 Agustus 2012 di Kampung Ramadhan Hotel Tiara Medan. Selain Ust Ismail sebagai pembicara utama, dihadirkan juga Ust Azwir Ibnu Aziz (DPD I HTI Sumut) sebagai pembicara kedua dan Ust M. Nuh (FPKS DPRD Sumut) sebagai pembanding. Lebih lanjut Ust Ismail menjelaskan posisi strategis dunia Islam baik dari sisi SDM, SDA yang melimpah, posisi geografis yang sangat strategis secara politik, ekonomi dan militer, maka Islam dan Dunia Islam bakal menjadi rival potensial bagi dominasi Barat di masa mendatang. Oleh karena itu, proses deislamisasi dan penjajahan Barat dalam segala bentuknya atas Dunia Islam harus segera dihentikan. Kemuliaan Islam dan ummatnya (izzul Islam wal muslimin) harus tegak, sehingga ummat Islam kembali menjadi khayru ummat (umat yang terbaik yang diturunkan Allah SWT kepada manusia). Ada empat yang harus dimainkan untuk menuju kemuliaan tersebut yakni,


    Peran Ideologis – mengambil inisiatif untuk kokoh hanya mau hidup berdasar Islam dengan menolak sekularisme dan segala turunannya. Peran politik – mengambil inisiatif untuk terjadinya perubahan politik (menghentikan sekularisme) dan penyatuan dunia Islam (menghentikan penjajahan dan keterpecah belahan). Peran intelektual – mengambil inisiatif untuk menyuarakan pemikiran dan konsepsi Islam terutama berkaitan dengan pengaturan  (penerapan syariah) dan penyatuan dunia Islam (khilafah). Dan keempat, peran sosiopsikologis – mengambil inisiatif untuk bangkitnya kesadaran global diantara umat di Indonesia

    Acara bertemakan “Peran dan Posisi Umat Islam Indonesia Menjawab Konsep DeIslamisasi Internasional” dihadiri sekitar 150 peserta diantaranya tokoh-tokoh Sumatera Utara antara lain, Sofyan Raz (Pemilik Sekolah Shofiyatul Amaliyah, Raz Plaza), Prof Nawawiy Loebis (Koordinator Kopertis Wilayah I/USU), Prof Darma Bakti (USU), Prof Effendi de Lux (USU), dr. RosihanArbi (RS Permata Bunda/Hotel Garuda Plaza), Ir. Ahmaruzar (Universitas Sutomo), Gus Irawan Pasaribu (Mantan Dirut Bank Sumut), Awaluddin Thayeb, MSc (USU), H. Marzuki (Ketua angkatan 66 Sumut), anggota dewan Pakar Kahmi, dan ustadz/muballigh lainnya.

    Kegiatan diskusi dengan tokoh-tokoh Sumut ini dilanjutkan pada hari Ahad, 12 Agustus 2012 pukul 08:30 di Masjid Shofiyatul Amaliyah, sebelum Jubir HTI ini kembali ke Jakarta. Para peserta sangat puas dengan uraian dan pemaparan yang luar biasa dari Ust Ismail yang menyampaikan topic “Tantangan Deislamisasi dan Neo-Imperialisme”. [] humas HTI sumut.
    hizbut-tahrir.or.id
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Jubir HTI: Persatuan umat dan penerapan syariah secara kaffah tidak bisa diwujudkan tanpa khilafah Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top