![]() |
| Ilustrasi: Aksi Tolak BPJS |
Program tersebut dinilai oleh para kepala desa di Sinjai memberatkan dikarenakan sebelumnya masyarakat Sinjai berobat secara gratis di Puskesmas dan di RSUD tanpa biaya.
"Aksi kami sebentar menolak BPJS di Sinjai karena ini memberatkan masyarakat kami dan masyarakat Sinjai sebab harus bayar iuran per bulan," kata Kordinator Aksi Bob, yang juga Kepala Desa Lasiai, Kecamatan Sinjai Timur.
Sebelumnya juga seorang kepala desa di Sinjai menolak pemberlakukan BPJS di desanya yakni Kepala Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Andi Azis Soi.
Menurutnya program tersebut hanya memnberatkan warganya. Sebab warganya berpendapatan rendah.() tribunnews/ syabab indonesia


0 komentar:
Posting Komentar