728x90 AdSpace

  • Hot News

    Jumat, 23 Januari 2015

    Tokoh Budha Tolak Pembelaan Terhadap Muslim Rohingya Myanmar


    Pejabat hak asasi manusia PBB, Zeid Ra'ad Al Hussein, mendesak pemerintah Myanmar mengecam keras biksu Ashin Wirathu setelah pemuka Buddha ini menyebut seorang utusan PBB "pelacur" dan "wanita jalang".

    Al Hussain mengatakan komentar Wirathu tergolong "ucapan yang bisa memicu kebencian".
    Ia juga menilai bahwa komentar tersebut "melecehkan dan tidak menghargai martabat wanita".
    "Saya mendesak para pemimpin politik dan agama di Myanmar untuk mengecam semua ucapan yang bisa memicu kebencian," kata Al Hussain dalam satu pernyataan tertulis.
    Biksu Wirathu mengeluarkan komentar ini dalam satu unjuk rasa pekan lalu, untuk menentang lawatan utusan PBB, Yanghee Lee, yang antara lain mengangkat nasib minoritas Muslim di Myanmar.

    'Tidak menyesal'

    Yanghee Lee

    Yanghee Lee mengatakan nasib warga minoritas Muslim sangat mengenaskan.


    Yanghee Lee mengatakan bahwa warga Muslim Rohingya hidup dalam kondisi yang sangat mengenaskan.
    Wirathu sendiri dalam wawancara dengan BBC menolak tuduhan bahwa dirinya memicu kebencian.
    "Saya tidak menyesal ... kata-kata yang saya pakai sangat lunak. Ketika itu saya berbicara tentang isu nasional, bukan berceramah tentang agama," kata Wirathu.
    Wirathu mendekam di penjara selama hampir sepuluh tahun setelah dinyatakan bersalah memicu kebencian terhadap orang-orang Islam.() BBC Indonesia/syabab indonesia
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Tokoh Budha Tolak Pembelaan Terhadap Muslim Rohingya Myanmar Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top