728x90 AdSpace

  • Hot News

    Jumat, 16 Januari 2015

    Alih-Alih Menurunkan Harga BBM, Pemerintah Telah Menipu Rakyat


    Jakarta--Hari ini, Presiden Jokowi mengumumkan harga terbaru beberapa komoditi. Diantaranya harga BBM, gas dan semen.
    Bertempat di kompleks Istana Negara, Presiden mengumumkan harga baru Premium Rp.6600/liter sedangkan solar Rp.6400/liter. 

    Saat ini harga premium Rp.7600/ liter adalah harga tanpa subsidi. Menurut pemerintah mulai awal januari yang lalu premium sudah tidak disubsidi.

    Nampak seolah-olah bensin turun, namun jika dibandingkan dengan harga di masa pemeritahan SBY beberapa bulan yang lalu sebenarnya harga ini masih lebih mahal Rp.100,00. Pada masa akhir pemerintahan SBY premium berharga Rp.6500/liter.

    Perlu juga diingat oleh masyarakat bahwa alasan pemerintahan Presiden Jokowi menurunkan harga BBM di bulan ini dikarenakan harga minyak dunia yang terus turun hingga 50 persen dibanding masa pemerintahan SBY. 

    Dengan demikian masyarakat harus siap harga premium dan solar akan kembali naik jika harga minyak dunia merangkak naik. Jika harga minyak dunia kembali menembus di atas USD 90/barel maka harga bisa saja menyentuh dua kali lipat harga saat ini. Saat ini harga minyak dunia USD 47/barel dan harga premium Rp.6600/liter sedangkan solar Rp.6400/liter.

    Hal ini dikarenakan liberalisasi yang diterapkan oleh rezim neoliberal pemerintahan Presiden jokowi. Liberalisasi sektor migas ini menyebabkan  harga BBM disesuaikan harga pasar dunia.()
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Alih-Alih Menurunkan Harga BBM, Pemerintah Telah Menipu Rakyat Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top