Pastikan Lokalisasi Loa Hui Ditutup Permanen
SAMARINDA - Kebijakan
penutupan Lokalisasi Suka Damai di Jalan Kurnia Makmur, Kelurahan
Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, dipastikan sudah final. Karena
itu, meski belakangan sempat menuai protes warga namun tak bisa
ditoleransi lagi.
Apalagi sampai membatalkan penutupan
permenan yang sudah ditetapkan mulai 24 Juni lalu. Karena penutupan itu
sudah memiliki payung hukum yang kuat. Yakni berdasarkan Surat Keputusan
Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang bernomor 462/260/HK-KS/V/2014
tentang penutupan permanen Lokalisasi Suka Damai Loa Hui. Sehingga tak
ada alasan untuk membatalkan rencana penutupan tersebut.
Hal ini disampaikan Ketua Tim Penutupan
dan Pengawaan Lokalisasi Suka Dama Loa Hui yang juga Asisten III Setkot
Samarinda Ridwan Tassa. Diakuinya, memang sempat ada pengelola wisma dan
beberapa mucikari setempat yang meminta agar penutupan itu bisa
ditunda.
“Tapi kan sudah ada SK Wali Kota soal
penutupan itu sehingga kita semua harus mematuhinya. Jadi Lokalisasi Loa
Hui itu memang sudah ditutup permanen,” terangnya.
Penutupan tersebut, lanjut Ridwan,
bersamaan dengan sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) dan sejenisnya yang
ditutup sementara hingga 1 Agustus mendatang. Jika THM dan sejenisnya
boleh kembali beroperasi pada 2 Agustus, untuk Lokalisasi Loa Hui tak
boleh lagi karena sudah ditutup permanen.
Karena itu, kata Ridwan, saat ini memang
pengawasan masih merata untuk semua lokasi. Namun mulai 2 Agustus
nanti, pengawasan lebih diintensifkan di Lokalisasi Loa Hui. Tujuannya
untuk memastikan di lokasi tersebut tak ada lagi aktivitas prostitusi.
“Pokoknya nanti kita perketat
pengawasannya. Karena pegangan kita adalah SK Wali Kota. Pengawasan
nanti kita lakukan bersama Satpol PP, aparat Polresta dan Kodim 0901/ASN
Samarinda yang masuk dalam tim,” tutur Ridwan.
Di tempat terpisah, Kepala Seksi
Penyelidikan dan Penyidik PPNS Satpol PP Kota Samarinda, Zukfikar
Syafarie mengaku saat ini terus melakukan penertiban di sejumlah
wilayah. Selain untuk persiapan menjelang Ramadan dan Pemilihan Presiden
(Pilpres), juga sebagai antisipasi terhadap eks PSK Suka Damai Loa Hui
yang bakal beroperasi secara ilegal di tengah kota. Seperti yang mereka
lakukan Selasa (25/6) malam lalu dengan menyasar sejumlah hotel melati.
“Hasilnya, kita amankan 18 orang yang
tidak punya KTP. Delapan orang di antaranya merupakan pasangan yang
tidak sah saat kita tangkap di beberapa kamar hotel kelas melati. Mereka
semua kita kenakan wajib lapor dua kali dalam seminggu,” pungkas
Zulfikar.(yes/nin/jpnn.com)
() syabab indonesia


0 komentar:
Posting Komentar