728x90 AdSpace

  • Hot News

    Rabu, 21 Mei 2014

    Di antara pendukung Jokowow dan Prabowow

    DI ANTARA PENDUKUNG JOKOWOW DAN PRABOWOW...

    Oleh: Nurisma Fira

    Kalau seandainya partai Islam mempunyai capres selain prabowo, yang layak 'dijual', tentu prabowo akan berada di pihak lawan, diserang sbg seorang yang gagal membina keluarga, gagal mendidik anak dan tak mampu memutuskan dengan tegas untuk memilih pendamping baru setelah rumah tangganya bubar, artinya gagal melengkapkan agamanya. 'politik kemana angin berhembus' (Bang Ahmad Daryanto, Lancaster, UK)
    Partai2 islam yg mendukung pasangan Prabowo sudah ikuti jejak JIL. Bukankah Prabowo lahir dari pasangan bpk ibu beda agama, antar sdr Prabowo juga beda agama. Selama ini partai2 islam yg tergabung dlm pendukung Prabowo menolak perkawinan beda agama. Lalu bgm status anak yg dilahirkan dari perkawinan tidak sah? Beda dg fatwa JIL perkawinan beda agama sah. Jelas secara tidak langsung mereka sekarang mengikuti fatwa JIL. (posting Mbak Linda Razad, editor Quanta Islamic Books, Penerbit Gramedia, meneruskan status Pak Ali Haidar)
    Dulu ketika pak Jokowi ikut pilgub DKI Jakarta dengan mengusung koh Ahok sebagai wakil gubernur, para pasukan nasi bungkus yang mengaku beragama Islam menyerang pasangan Jokowi - Ahok di media sosial karena Ahok non-Muslim, dan keturunan Tionghoa, dll. Ketika pak Jokowi dicalonkan PDIP sebagai capres, pasukan nasi bungkus beraksi lagi dengan menyebarkan informasi yang menyebutkan pak Jokowi anak seorang Tionghoa, diragukan keislamannya, dll.
    Prabowo, mantan menantu Suharto itu ibunya non-Muslim, kakak iparnya non-Muslim, adiknya juga non-Muslim. Masalah? Buat saya tidak. Yang saya pertanyakan adalah para pasukan nasi bungkus yang getol meragukan keislaman Jokowi tetapi tak meragukan keislaman Prabowo. Mengapa mereka meragukan keislaman Jokowi tetapi tak meragukan keislaman Prabowo? Sepertinya buat mereka, prinsipnya adalah asal bukan Jokowi. Parpol Islam yang ada pun sepertinya berprinsip seperti itu, asal bukan Jokowi. Ada juga parpol Islam yang dengan percaya diri menyebut bahwa dukungannya kepada Prabowo adalah suara umat Islam. (umat Islam yang mana coba?)
    Kalau tujuannya untuk meraih kekuasaan atau mendapat jatah menteri ini itu, tak usah bawa-bawa agama. Agama terlalu suci kalau hanya digunakan sebagai alat untuk mencari kekuasaan dan jabatan. Politikus negara maju seperti Inggris tak membawa-bawa agama dalam berpolitik. Pemimpin-pemimpin di Inggris mayoritas non-Muslim, bahkan beberapa atheis. Dan umat Islam di Inggris diperlakukan sama seperti warga yang lain. Bahkan banyak Muslim Indonesia yang menetap dengan nyaman di Inggris dan tak mau pulang ke Indonesia. Kalau mau membawa agama dalam poliitik, bawalah nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh agama. Jangan hanya mengusung simbol agama tapi perilakunya melanggar nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh agama. (Mba Purwanti Sri Pudyastuti, mantan penduduk Loughborough, UK)
    SAATNYA SCREEN SHOOT PEMUJA & PENCELA
    Para pemuja Pra-HaRa sedang menggebu-gebu, semua kelebihan Pra-HaRa sedang diangkat tinggi-tinggi, kekurangannya disembunyikan dalam-dalam (filsafat Jawa: "mikul dhuwur mendhem jero"). Bahkan yang masih niat atau bahkan doa, dianggap sudah terwujud. Sebaliknya Jo-JuKa dibully habis-habisan, semua yang abu-abu diangkat, seakan-akan hitam putihnya sudah terang benderang, semua janji yang belum sempat dipenuhinya disebut dusta, semua fitnah dianggap fakta.
    Para pemuja Jo-JuKa melakukan hal yang sama, ke arah sebaliknya.
    Sekarang memang musim pemuja dan pencela. Terus gimana?
    Ya udah, di-screen-shoot saja, dan kalau rekaman ya disimpan saja. Untuk kenang-kenangan nanti, siapapun yang menang, jika bulan madu telah berakhir, dan dunia tak seindah singgasana pelaminan. Jika impian tidak seindah kenyataan. Jika screensaver sudah menghilang ...
    Maka kalau kau suka pada sesuatu, sukailah sekedarnya saja, dan kalau kau benci pada sesuatu bencilah sekedarnya saja.
    Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Qs. 2:216)
    Cintailah seorang pemimpin karena Allah, karena ketaatannya pada Allah, karena mewujudkan apa-apa yang diperintahkan Allah, dan mencegah semua yang dilarang Allah. Dan bencilah seorang pemimpin juga karena Allah, karena durhakanya pada Allah, karena mengabaikan apa-apa yang diperintahkan Allah, dan tidak mencegah semua yang dilarang Allah. (Pak Fahmi Amhar, Spatial Information System Integrator at Geospatial Information Agency (Badan Informasi Geospasial, BIG))
    ***
    Saya bisanya baru di taraf copypaste... belum bisa screenshoot... Ngga bisa bikin status yg bermutu pula... Tiada yg salah hanya aku manusia bodoh... (Ada Band) - Nurisma Fira-

    Sumber: https://www.facebook.com/nurisma.fira/posts/10152423992968571
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Di antara pendukung Jokowow dan Prabowow Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top