![]() |
| Politisi PKS, Fahri Hamzah |
Menurut Fahri, Gubernur DKI Jakarta
Joko Widodo alias Jokowi selaku juru kampanye dan bakal calon presiden
dari PDIP, juga harus bisa menjelaskan hal tersebut.
"Adapun PDI Perjuangan termasuk Jokowi
harus bisa menjelaskan kebijakan itu sekarang. Sebab kalau memang itu
benar berarti akan terulang. Kecuali diakui salah," kata Fahri saat
dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (24/3).
Ia menilai penjelasan soal kebijakan
penjualan aset negara itu sangat penting. Pasalnya, kebijakan serupa
dikhawatirkan terulang lagi pada masa kepemimpinan yang baru.
"Karena kalau divestasi itu ideologi, ya akan diulang. Saya kira itu perlu ditanya," tegasnya.
Sebelumnya, Fahri mempersoalkan
kebijakan masa pemerintahan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri
melalui Twitter. Ia mengeluarkan tujuh twit dengan tagar #MelawanLupa.
Saat dikonfirmasi mengenai kicauannya
tersebut, Fahri mengaku hanya meneruskan status dari kawannya yakni
ekonom bernama Sunarsip. Ia meneruskan pemikiran Sunarsip karena
dinilainya memang benar dan selama ini tidak ada klarifikasi yang
disampaikan Megawati maupun PDIP.
"Saya hanya mengutip tulisan teman dan
memang data benar semua. Jangan lupa bahwa Sabam Sirait tokoh PDIP juga
ingatkan PDIP peristiwa saat mereka berkuasa," ucapnya. (dil/jpnn/ syabab indonesia)
Berikut twit lengkap Fahri:
1. Dulu kau jual satelit negara kami ke Singapura melalui jualan Indosat dengan murah.#MelawanLupa
1. Dulu kau jual satelit negara kami ke Singapura melalui jualan Indosat dengan murah.#MelawanLupa
2. Dulu kau jual aset-aset kami yang dikelola BPPN dengan murah (hanya 30% nilainya) ke asing.#MelawanLupa
3. Dulu kau jual kapal tanker VLCC milik Pertamina lalu Pertamina kau paksa sewa kapal VLCC dengan mahal. #MelawanLupa
4. Dulu kau jual gas Tangguh dengan murah (banting harga) ke China (hanya $3 per mmbtu). #MelawanLupa
5. Sekarang, kau ngomong lagi soal nasionalisme, setelah kader-kader kau banyak yang korup.#MelawanLupa
6. Dan sekarang, untuk mengkatrol suaramu yang terpuruk, kini kau umpankan si "Kotak2". #MelawanLupa
7. Semoga saja, rakyat kini tak lagi terbuai oleh janji-janji manis-mu...#MelawanLupa


0 komentar:
Posting Komentar