728x90 AdSpace

  • Hot News

    Rabu, 19 Maret 2014

    NSA Blusukan Curi Data di Facebook, Angry Bird, Game Online Hingga Situs Porno


    Sudah setahun terakhir, National Security Agency (NSA) disorot oleh masyarakat dunia karena aksi mata-matanya di dunia maya. Semua jengkel setelah Edward Snowden membeberkan kebiasan buruk badan intelejen Amerika Serikat tersebut.

    Snowden yang dahulu adalah bagian dari NSA dan CIA kini telah membelot dan menjadi whistleblower. Data yang dia punya membeberkan segala upaya pemerintah AS untuk mendapatkan informasi, termasuk dengan memata-matai.

    Aksi spionase tersebut dengan memaksa membobol informasi sensitif dari pengguna internet. Konon, alat mata-mata NSA pun bisa melalui situs jejaring sosial hingga game.

    Nah, apa saja cara dan upaya yang dilakukan NSA mencari informasi pribadi secara diam-diam? Berikut detikINET bongkar kotak pandora NSA, yang dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (19/3/2014).

    1. Malware dan Facebook


    Snowden mengatakan bahwa National Security Agency (NSA) memanfaatkan Facebook untuk kegiatan mata-matanya.

    Misi yang menggunakan nama sandi TURBINE tersebut menjebak pengguna Facebook di seluruh dunia dengan cara menyebarkan program jahat atau malware dengan memanfaatkan situs jejaring sosial terbesar tersebut.

    Malware khusus disebar oleh NSA dengan cara pengguna Facebook dikelabui sehingga mengira masuk ke halaman Facebook asli, lalu komputer diretas dan NSA mengambil data spesifik dari dalam hardisk. Kegiatan ini kabarnya sudah dilakukan sejak empat tahun terakhir.

    Pengguna yang sudah terjebak dengan malware buatan NSA tersebut dengan mudah dimata-matai, sambil tak lupa diambil semua informasi pribadinya. Diperkirakan malware yang disebarkan oleh NSA ini sudah menyebar dengan jumlah sekitar 85 ribu hingga 100 ribu malware. 

    2. Angry Birds

    Tak hanya lewat jalur komunikasi massal, badan intelejen AS itu juga diisukan mencuri data pengguna melalui game mobile. Konon, Angry Birds adalah salah satu yang dimanfaatkan NSA.

    Seperti keterangan yang diungkap Edward Snowden, Angry Birds adalah salah satu game yang masuk kategori ‘leaky apps’.

    Aplikasi jenis ini dimanfaatkan NSA dan sekutunya, GCHQ -- badan intelejen Inggris – untuk mencuri data pengguna melalui akses permission yang dimilikinya. Adapun celah permission yang dimanfaatkan NSA dikatakan lewat akses location sharing dan juga foto.

    3. Intip Situs Porno

    Dalam bocoran dokumen lainnya, NSA juga diduga mengintai kebiasaan akses pornografi.

    Namun tidak semua orang menjadi target NSA dalam pengintaian akses porno ini. Menurut media Huffington Post, NSA mengintai aktivitas porno di internet untuk menjatuhkan nama baik mereka yang diduga sebagai teroris.

    Dalam rencana NSA, jika para target yang diintai ketahuan suka mengakses pornografi, maka akan dipublikasikan. Diharapkan, publikasi tersebut akan menjatuhkan nama target dan mempermalukan mereka.

    4. Melalui GPS Ponsel

    NSA pun dilaporkan telah mengumpulkan 5 miliar catatan lokasi pengguna ponsel di seluruh dunia mengacu pada GPS (global positioning satellite).

    Alhasil, badan keamanan nasional AS ini bisa dibilang semakin kepo mengintai seluruh pengguna ponsel yang ada di dunia. Indonesia mungkin salah satunya.

    Seperti program PRISM yang membuat heboh beberapa waktu lalu, pengumpulan lokasi pengguna ponsel ini dikoleksi NSA secara subtansial kepada siapapun orang yang ingin diintai.

    Dari bocoran dokumen Edward Snowden yang dipublikasikan, program ini dapat menemukan ponsel di mana saja di dunia, menelusuri kembali gerakan mereka, dan mengekspos hubungan tersembunyi antara individu-individu di antara mereka.

    "Kemampuan untuk menelusuri gerakan seseorang melalui pemetaan GPS mampu memberikan kemampuan menakjubkan untuk memetakan seluruh kehidupan orang itu,” kata mantan intelejen tersebut. 

    5. Kinect

    Microsoft Kinect diklaim bakal memperkaya pengalaman bermain para pemilik Xbox karena kemampuannya mengenali wajah. Tapi ada anggapan bahwa fitur itu sebenarnya adalah alat pengintai National Security Agency (NSA).

    Edward Snowden mengatakan bahwa Microsoft, Apple dan Google merupakan tiga perusahaan yang paling besar menyetor data ke pemerintah AS. Dan karena kemampuannya mengenali wajah, maka Kinect menjadi alat yang paling efisien bagi NSA.

    Peter Schaar, komisaris untuk perlindungan data dan kebebasan informasi di Jerman setuju dengan tudingan itu. Bahkan ia mengaku seluruh data dirinya sudah direkam Xbox.

    "Xbox terus mencatat semua data personal saya. Alat tersebut merekam, dan mempelajari semua reaksi dan emosi saya. Kemudian data tersebut diolah untuk diteruskan kepada pihak ketiga," klaim Schaar, 

    6. Game Online

     

    Isu lain yang bergulir adalah, agen spionase juga kerap menyamar sebagai tokoh fantasi dalam game online yang sering dimainkan banyak orang. Hal ini untuk memburu tersangka terorisme yang menjadi target mereka.

    Karakter seperti peri, orc atau karakter fiktif lainnya yang biasa dimainkan dalam permainan World of Warcraft bisa jadi mata-mata AS dan Inggris yang ada di belakangnya. Demikian menurut dokumen rahasia yang dibocorkan Edward Snowden seperti dirilis oleh ProPublica, The Guardian, dan New York Times.

    Ada indikasi juga bahwa para agen intelijen berada di balik karakter permainan tembak online yang dimainkan secara multiplayer, terutama dalam komunitas Microsoft Xbox Live.

    "GVEs (games and virtual environments) bisa menjadi kesempatan!" demikian bunyi dokumen rahasia milik National Security Agency (NSA).

    Kita tahu bahwa teroris juga menggunakan internet sebagai media komunikasi untuk tujuan operasional, seperti melalui email, VoIP, chat, proxies, dan forum internet, dan tampaknya mereka sangat mungkin memanfaatkan fitur komunikasi yang ada pada permainan virtual," imbuh dokumen tersebut.

    Laporan tersebut menggambarkan dunia game online sebagai tempat pertemuan privat dari kelompok-kelompok teroris yang merencanakan aksi atau pelatihan.

    Dokumen tersebut mencontohkan permainan menembak 'America's Army' yang biasa dimainkan personel militer AS dan bahkan digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan calon-calon anggota militer.

    Kemudian juga kiprah Hizbullah yang menciptakan permainan menembak untuk merekrut dan melatih anggotanya. Tujuan akhir permainan tersebut bukanlah menang dengan menyelesaikan semua misi yang ada, namun bagaimana menjadi pelaku bunuh diri atau martir.() 

    Sumber: detik.com 

     

     

     

     

     




    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: NSA Blusukan Curi Data di Facebook, Angry Bird, Game Online Hingga Situs Porno Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top