
Kongres Mahasiswa Islam Sulawesi (KMIS) tengah berlangsung Sabtu, (15/3/2014). Acara yang digagas oleh departemen mahasiswa DPD I HTI Sulsel ini merupakan kongres akbar yang di hadiri ribuan peserta dari berbagai mahasiswa di Sulawesi.
Yel-yel dan teriakan takbir menggema di area acara depan Monumen Mandala Makassar. Orasi pembuka dibawakan oleh Nurdin, perwakilan mahasiswa Sultra. Menurutnya, perubahan adalah keniscayaan. Di sinilah peran penting pemuda dan mahasiswa dalam menentukan arah perubahan suatu bangsa.
"Perubahan lahir di dunia ini karena adanya pemikiran dan pemikiran itu di lakukan oleh perkumpulan sebagai mana kita sekarang ini," ujar Nurdin.
Sebelumnya, Ketua DPD I HTI Sulsel, Ustaz Kemal Idris mengatakan dalam orasi pembukanya bahwa kongres seperti ini harus selalu di gagas melihat tidak adanya solusi atas keterpurukan bangsa. "Dengan adanya pertemuan mahasiswa akan semakin memasifkan gerak perjuangan," ujarnya. Kongres ini mengangkat tema mahasiswa Islam berjuang menegakkan khilafah. (*) tribunnews.com/ syabab indonesia

0 komentar:
Posting Komentar