Dalam statusnya tersebut beliau memberi jawaban atas pertanyaan yang sering muncul terkait HTI yang tidak mendukung salah satu kontestan Pemilu 2014. Dan dukungan sebagian masyarakat terhadap HTI melalui jalan demokrasi.
Menurut pernyataannya bahwa bagi mereka yang mau enaknya saja mendukung HT melalui dukungannya pada pemilu saat ini maka HTI pasti mengecewakan para pendukung jenis tersebut.
"Karena meski HT memandang pemilu sebagai uslub yang mubah, tetapi kami tidak akan menggunakan uslub ini dalam mengubah masyarakat. Kalau Anda serius ingin mendukung kami, mari mengkaji pemikiran Islam bersama kami, mari menyebarkan pemikiran Islam di tengah masyarakat bersama kami, dan mari, mengontak tokoh-tokoh penting pemimpin umat bersama kami, sampai akhirnya Allah membukakan hati mereka melalui kalian, dan Islam bisa tegak tanpa pertumpahan darah, dan tanpa menggadaikan aqidah kita melalui demokrasi", Pungkasnya.
Berikut isi status Profesor yang aktif berdakwah bersama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan menjadi bagian dari jajaran DPP HTI.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
HT BUKAN BUAT "PENDUKUNG MALAS"
Banyak yang mempertanyakan, kalau Hizbut Tahrir tidak bersedia mendukung salah satu kontestan Pemilu 2014 dengan berbagai alasan, mengapa HT tidak menjadi kontestan sendiri saja ?
Ini jawaban kami:
Buat semuanya, yang mau "enaknya saja" mendukung HT cukup dengan mencoblos di saat Pemilu, kami harus mengecewakan Anda. Karena meski HT memandang pemilu sebagai uslub yang mubah, tetapi kami tidak akan menggunakan uslub ini dalam mengubah masyarakat. Kalau Anda serius ingin mendukung kami, mari mengkaji pemikiran Islam bersama kami, mari menyebarkan pemikiran Islam di tengah masyarakat bersama kami, dan mari, mengontak tokoh-tokoh penting pemimpin umat bersama kami, sampai akhirnya Allah membukakan hati mereka melalui kalian, dan Islam bisa tegak tanpa pertumpahan darah, dan tanpa menggadaikan aqidah kita melalui demokrasi.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------


0 komentar:
Posting Komentar