728x90 AdSpace

  • Hot News

    Jumat, 22 November 2013

    Ternyata Teknologi Minyak Indonesia Ketinggalan 20 Tahun dari Negara Lain


    Jakarta -Para pengusaha minyak yang tergabung dalam Indonesian Petroleum Association (IPA) menilai, teknologi perminyakan yang dipergunakan di Indonesia 20 tahun tertinggal dari negara lain. Ini sangat disayangkan mengingat kebutuhan energi di tanah air sangat tinggi.

    "Untuk inovasi dan teknologi dunia migas di Indonesia itu 15 sampai 20 tahun ketinggalan teknologinya dibanding luar negeri. Sangat jauh," kata Presiden IPA Lukman Mahfoedz dalam acara seminar politik perpajakan di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (21/11/2013)

    Lukman membandingkan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) yang mampu menyediakan teknologi canggih. Terutama pada energi shale gas yang saat ini tengah dioptimalkan produksinya.

    "Seperti shale gas di Amerika itu tadinya teknologinya sulit dan sesuatu hal yang tidak mungkin. Tapi akhirnya terjadi, karena teknologi," jelasnya.

    Artinya, menurut Lukman, perlu upaya dengan melakukan penelitian mendalam, guna menghadirkan teknologi baru di sektor migas. Sehingga teknologi perminyakan di dalam negeri dapat ditingkatkan.

    "Teknologi baru belum diterapkan di Indonesia ini adalah harusnya bantuan dan dukungan dari pemerintah," kata Lukman.

    Saat ini produksi minyak hanya mencapai 840 ribu barel per hari. Jika tidak ada teknologi baru untuk mengelola sumur tua dan mencari sumur-sumur lain, maka produksi minyak akan sulit meningkat. "Harus ada percepatan pengembangan produksi migas," tegas Lukman.() detik.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Ternyata Teknologi Minyak Indonesia Ketinggalan 20 Tahun dari Negara Lain Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top