Pawai ini dimulai dari museum Bandar Lampung dengan diiringi mobil Patwal dari Polresta Bandarlampung, lalu melintasi Jalan Teuku Umar menuju Pahoman, lalu Garuntang, Teluk Betung, kantor Gubernur, Masjid Al-Furqon Kantor Walikota, lalu berakhir di Bundaran Adipura.
Pawai yang panjangnya sekitar 3 Km dengan menempuh rute sekitar 50 Km tersebut tentu saja menarik perhatian warga. Mereka dengan suka cita menyaksikan dan menyambut seruan berhijrah dari sistem kufur kapitalisme demokrasi menuju sistem syariah dan khilafah dengan teriakan Allahu Akbar.
Orator mengingatkan warga akan peristiwa besar dalam momen hijrah yang dijadikan tahun pertama dalam penanggalan Islam. Menurutnya, umat Islam pada masa Rasulullah menjadi umat yang mulia nan agung dengan hijrahnya Rasul dari Mekkah ke Madinah. “Yang atas izin dan pertolongan Allah kemudian tegaknya Daulah Islam di Madinah, lalu umat Islam mampu menguasai 3/4 dunia di bawah naungan bendera lailahaillallah Muhammadarrasullah,” pekiknya.[]MI Lampung/Joy/ hti press

0 komentar:
Posting Komentar