Mohammed Morsi mengatakan dirinya merupakan presiden
Mesir yang sah dan masih menjabat sebagai presiden, dalam persidangan
Senin (04/11).
Presiden Mesir yang digulingkan tersebut
disidang bersana dengan 14 tokoh senior Ikhwanul Muslimin dengan dakwaan
penghasutan yang menyebabkan tewasnya pemrotes di luar istana presiden
pada 2012 lalu.Dia kemudian dibawa kembali ke penjara Burj al-Arab di Alexandria.
Pejabat keamanan mengatakan kepada BBC, Morsi dipindahkan setelah mendaftar ke rumah sakit penjara untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Dia menunggu hasil pemeriksaan medis yang akan menentukan apakah dia akan dikirimkan ke sel penjara atau tetap berada di rumah sakit.
Laporan sebelumnya menyatakan dia akan dibawa ke penjara Tora di daerah pinggiran Kairo. Sampai sekarang dia ditahan di lokasi militer yang dirahasiakan.
Sidang ditunda
Tidak ada gambar dari pengadilan yang ditayangkan televisi meskipun wartawan diijinkan untuk menyaksikan kemunculan perdana Morsi setelah diturunkan pada 3 Juli lalu.| Pendukung Morsi menggelar protes di luar persidangan dan tempat lain di Kairo. |
Ketika hakim menanyakan namanya, mantan presiden memberikan reaksi yang menantang, menurut reporter yang berada di ruang persidangan.
Saya Mohammed Morsi, presiden republik. Saya merupakan presiden Mesir yang sah. Anda tidak memiliki hak untuk memimpin persidangan masalah presidensial."
Hakim sampai dua kali menghentikan proses peradilan sebelum menunda kasus tersebut sampai Januari.
Senin pagi, Morsi dibawa ke lokasi pengadilan di Akademi Polisi dengan menggunakan helikopter. Sementara terdakwa lainnya termasuk Essam el-Erian, Mohammed al-Beltagi dan Ahmed Abdel Aatie, tiba di pengadilan dengan kawalan petugas bersenjata.
Persidangan Morsi yang pertama ini, memicu protes pendukungnya yang berkumpul di luar gedung pengadilan dan lokasi lain di Kairo. Sebelumnya para pendukung Morsi menyerukan agar masyarakat menggelar demonstrasi besar.
Para pendukungnya menentang penggulingan Morsi oleh militer pada Juli lalu setelah serangkaian protes yang menentangnya.
sumber: BBC Indonesia

0 komentar:
Posting Komentar