728x90 AdSpace

  • Hot News

    Jumat, 22 November 2013

    Krisis Ekonomi, Polisi Portugal unjuk rasa di parlemen


    Ribuan polisi bebas tugas Portugal melakukan demonstrasi menentang langkah parlemen melakukan pemotongan anggaran.
    Para polisi ini menerobos penjagaan polisi anti huru hara untuk mencapai pintu parlemen, di mana mereka menyanyikan lagu kebangsaan dan meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah, sebelum akhirnya bubar.
    Para pengunjuk rasa mengatakan pemotongan anggaran tidak hanya berarti mengurangi gaji polisi, tapi juga risiko terhadap keamanan nasional.
    Sebaliknya, pemerintah mengatakan polisi tidak kebal dari kebijakan penghematan.
    Unjuk rasa ini diadakan oleh berbagai asosiasi kepolisian, termasuk petugas perbatasan, penjaga penjara, dan polisi maritim.
    Para polisi yang sedang bebas tugas ini berulang kali mencoba menerobos penjagaan keamanan di sekitar gedung parlemen di Lisbon, meskipun tidak ada konfrontasi langsung dengan polisi anti huru hara.
    Beberapa pengunjuk rasa terlihat berjabat tangan dengan polisi anti huru hara sebelum diperbolehkan untuk menaiki tangga bangunan dan sampai ke pintu masuk utama.
    Mereka bernyanyi lagu kebangsaan dan meminta pemerintahan Perdana Menteri Pedro Passos Coelho untuk mundur.
    Pada 2011 Portugal setuju untuk melanjutkan program reformasi dan pemotongan anggaran sebagai imbalan atas pemberian dana talangan dari Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional sebesar 78 miliar euro.
    Asosiasi polisi di Portugal mengatakan langkah penghematan sektor publik menyebabkan pemotongan gaji polisi dan berkurangnya pensiun. Mereka juga mengatakan bahwa mereka khawatir bahwa pemotongan yang sedang berlangsung akan memperburuk kemampuan operasional pasukan keamanan.
    Pada hari Rabu, Menteri Dalam Negeri Miguel Macedo mengatakan polisi tidak bisa dikecualikan dari upaya penghematan anggaran yang dampaknya dialami oleh seluruh rakyat Portugis dalam rangka memenuhi tuntutan kreditor internasional.
    Pada awal tahun, Portugal sempat mengungkap rencananya untuk memangkas 30.000 pegawai negeri sipil dan meningkatkan usia pensiun menjadi 66 tahun.()
    sumber: BBC Indonesia
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Krisis Ekonomi, Polisi Portugal unjuk rasa di parlemen Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top