
Pilar demokrasi yang dibangga-banggakan para aktivis demokrasi kini hancur lebur oleh ulah mereka sendiri.
Tiga Pilar demokrasi yang terdiri dari eksekutif, legislatif dan yudikatif, kini terhempas ke dalam kubangan lembah korupsi yang telah dipupuk oleh sistem demokrasi. Biaya politik yang mahal dan transaksional dalam sistem demokrasi telah memupuk sistem korup demokrasi di negeri ini.
Di ruang eksekutif sudah tidak berbilang lagi kasus yang menjerat para eksekutif negeri ini masuk dalam kenistaan korupsi. Dari mulai level pejabat pusat hingga daerah sudah menjadi pesakitan bahkan semakin hari borok mereka semakin terbuka hingga entah sampai kapan akan berakhir. Sebut saja pejabat selevel menteri, gubernur dan bupati telah berada di penjara dan sebagian antri untuk diadili.
Demikian pula para legislator tak kalah meramaikan lembah korupsi dengan aksi mereka di ranah legislatif. Para pembuat hukum dinegeri ini pun seolah-olah berlomba-lomba untuk memenuhi penjara menyusul rekan-rekan mereka sesama legislator. Para anggota dewan perwakilan dari tingkat pusat hingga daerah antri untuk menduduki kursi pesakitan.
Tak mau kalah dengan lembaga eksekutif dan legislatif, ternyata lembaga yudikatif pun dipenuhi oleh para koruptor. Bergiliran para pejabat di lembaga yudikatif diadili atas tindak pidana korupsi dan suap. Para hakim hingga hakim mahkamah konstitusi-pun akrab dengan kejahatan ini.
Sistem demokrasi yang digadang-gadang akan mampu memberikan kesejahteraan dan perlindungan bagi rakyat ternyata jauh panggang dari api alias tidak terbukti. Rakyat semakin muak dan tidak percaya dengan demokrasi. Rakyat semakin menjauhkan diri dari demokrasi dengan dibuktikan semakin berkurangnya partisipasi mereka dalam hampir semua pemilu di pusat dan daerah. Secara umum golput memenangkan pemilu hampir di setiap penyelenggaraan pemilu di pusat dan daerah. Ditambah lagi dalam berbagai survey disimpulkan bahwa rakyat sudah tidak mempercayai lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.
Sudah saatnya para aktivis pejuang syariah dan khilafah segera meraih dukungan rakyat agar dukungan rakyat tidak diberikan ke perkara lain yang tidak jauh berbeda dengan bobroknya demokrasi. Saatnya raih tangan rakyat dan tuntun mereka untuk meraih kemuliaan mereka yaitu dengan tegaknya sistem Islam yaitu terbentuknya daulah khilafah Islamiyah yang akan menerapkan syariah Islam secara total di negeri ini.

0 komentar:
Posting Komentar