Agenda Musyawarah Besar Aktivis Pemudi Islam se-Jabodetabek telah mencapai puncaknya. Setelah memperoleh pembekalan dari Ibu Fika M. Komara, anggota Central Media Office of Hizb-Ut Tahrir, para peserta sampai pada sesi penandatanganan Ikrar Muslimah Muda Indonesia. Isi dari ikrar tersebut, adalah:
- Menolak skenario Barat atas kasus Malala, yang sejatinya hanya melanggengkan intervensi dan kontrol mereka terhadap Islam dan anak-anak muslim
- Menolak sistem kapitalisme-demokrasi yang telah mengeksploitasi pemudi dan mendiskriminasikan kaum miskin
- Bersatu mengerahkan segala daya upaya mengembalikan kehidupan Islam dalam naungan Khilafah yang akan menjamin kemuliaan dan hak-hak pendidikan pemudi
Target besar yang ingin dicapai dari rapat pleno tersebut diantaranya untuk mengokohkan perjuangan para muslimah muda untuk meraih kebangkitan yang hakiki, serta meluruskan arah perjuangan para pemudi Islam. [nin/ hti press]

0 komentar:
Posting Komentar