728x90 AdSpace

  • Hot News

    Senin, 14 Oktober 2013

    Ismail Yusanto: Pentingnya Kesadaran Saat Wukuf di Arafah


    Kultwit Ust. M Ismail Yusanto @ismailyusanto, Senin(14/10), mengenai makna wukuf.

    1. Hari ini Hari Arafah, 9 Dzulhijjah 1434H. Saudara kita yg sdg beribadah Haji wukuf di Arafah. Yg tdk beribadah haji disunahkan puasa

    2. Inilah puncak Haji. Luar Biasa. Ibadah haji yg perlu waktu, tenaga n dana sgt besar, ternyata puncaknya "hanya" berdiam di Arafah

    3. Seluruh manasik haji mulai dr melempar jumrah, thawaf, sa'i, penuh dg gerak fisikal. Tp kenapa pas di puncaknya justru "cuma" diam?

    4. Di Arafah, jamaah dituntunkan u banyak berdoa, dzikr, wirid, membaca alQur'an dan tafakur, tentu saja mendengarkan khutbah wukuf

    5. Dgn itu, diharap tauhid jamaah, termasuk jwban atas 3 pertanyaan penting terkait sangkan paraning dumadi (muasal kehidupan), makin mantap

    6. Yakni pertanyaan min ayna ji'na (dr mana kt berasal), limadza (u apa kt hidup), ila aynal masiir (kemna kan kembali). Inilah Simpul Besar

    7. Jawaban atas Simpul Besar itu akan menentukan jawaban atas pertanyaan2 lanjutan dlm kehidupan ini, spt soal pekerjaan, keluarga dsb

    8. Bahwa kt diciptakan o Allah u beribadah n kelak akan kembali pd Nya. Ibadah adlh tunduk, patuh, berpegang teguh pd apa yg disyariatkanNya

    9. Atas dasar iman dan ketaatan pd syariahNya itu, kita nanti akan dihisab. Dari sana ditentukan, apakah kmd jd golongan kanan atau gol kiri

    10. Golongan kanan (ashabul yamin), penghuni surga. Golongan kiri (ahabus simal), penghuni neraka, mrk yg kafir pd Allah n banyak maksiyat

    11. Di Akhirat nanti bs jd ashabul yamin adlh kesuksesan yg besar (fauzul kabir atau fauzul adzim). Puncak dr sgl nikmat, kekal abadi

    12. Neraka adlh seburuk buruk tempat kembali. Ashabul yamin amat sgt menyesal. Lebih baik dulu jd tanah dr pd jd manusia tp kafir

    13. Tukang maksiya menyesal jg kenapa dulu banyak maksiyat. Yg sdh iman n beramal shaleh jg menyesal kenapa tdk lbh banyak lg beramal shaleh

    14. Inilah visi misi yg agung, jelas n tegas yg membuat seorang muslim jalani hidup dg mantap, terhindar dr disorientasi akibat tekanan hdp

    15. Kesadaran akan visi n misi hidup sprt inilah yg hrs dimantapkan selama wukuf di Arafah dan sejauh mana sdh direalisasikan selama ini
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Ismail Yusanto: Pentingnya Kesadaran Saat Wukuf di Arafah Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top