728x90 AdSpace

  • Hot News

    Kamis, 15 Agustus 2013

    Wartawan Sky News : Peristiwa pembantaian Umat Islam di Mesir Sungguh Mengerikan !

     


    Umat Islam kembali berduka di atas rentetan penderitaan saudara-saudara mereka yang kini melanda umat IslamMesir.Sebagaimana yang dilaporkan Koresponden Sky News (14/8) untuk Wilayah Timur Tengah, Sam Kiley dari dalam Kamp Rabaa al Adawiya di ibukota sungguh mengerikan. Terdapat “tembakan sangat gencar” dan merupakan “serangan militer besar-besaran terhadap warga sipil tak bersenjata dalam jumlah yang sangat banyak”.
    Dia mengatakan pasukan pemerintah menggunakan senapan mesin, para penembak jitu, AK-47 dan senapan M16 dan menembak peluru ke kerumunan massa.
    Kiley menambahkan: “Ada senjata mesin, dan para penembak jitu di atap, yang mencegah orang-orang untuk mendekat ke rumah sakit lapangan (yang ada di kamp).
    “Saya belum melihat bukti-bukti senjata yang ada di kubu pro-Morsi. Kamp sangat penuh dengan perempuan dan anak-anak. ”
    Dia mengatakan hal itu merupakan suatu peristiwa “kekacauan yang ekstrim dan pertumpahan darah” dan melibatkan “ratusan tentara dan polisi dari kementerian dalam negeri dan pasukan khusus “.
    “Yang mati dan sekarat ada di rumah sakit lapangan. Adegan yang terjadi benar-benar mengerikan.
    “Saya telah meliput banyak perang dan ini sama parahnya seperti yang terjadi di medan perang sebagaimana yang telah saya saksikan, dengan pengecualian yang terjadi di Rwanda. Disana (Lapangan Rabaa al Adawiya)  ada puluhan orang yang ditembak di kepala, leher dan tubuh bagian atas. ”
    Di antara mereka dilaporkan tewas dalam kamp itu adalah Asmaa al Beltagui, 17 tahun, putri dari pimpinan senior Ikhwanul Muslimin, Mohamed al Beltagui.
    “Ini bukanlah upaya untuk membubarkan demonstran, namun ini adalah upaya berdarah untuk menghancurkan semua suara oposisi terhadap kudeta militer,” kata juru bicara Ikhwan Gehad al Haddad di Twitter.
    Jaringan televisi regional menunjukkan gambar-gambar runtuhnya tenda-tenda pengunjuk rasa dan ban-ban yang dibakar di kedua kamp, serta para pengunjuk rasa yang ditangkap dan dibawa pergi oleh pasukan keamanan.
     Di antara yang cukup membuat dada bergemuruh dan sesak adalah pembakaran jasad para demonstran yang dilakukan oleh aparat militer Mesir.
    Lagi-lagi yang diuntungkan atas peristiwa ini adalah Amerika Serikat yang memberi dukungan penuh kepada militer Mesir. Amerika mengontrol setiap peritiwa politik di Mesir demi keuntungan jangka pendek dan jangka panjang di kawasan timur tengah dan afrika utara.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Wartawan Sky News : Peristiwa pembantaian Umat Islam di Mesir Sungguh Mengerikan ! Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top