Yang
saya lihat, para asatidz dan guru sejati yang berhasil mencetak para
pemimpin bangsa dan membangkitkan peradaban umat, bukanlah mereka yang
tampil populer di mimbar-mimbar ataupun di media massa, tetapi yang
selama bertahun-tahun sabar tak kenal lelah melakukan tatsqif/tarbiyah
setiap pekan pada murid-muridnya, bahkan terkadang harus ikut mengatasi
persoalan serius yang dialami murid-muridnya itu.
Di antara
mereka bahkan ada ustadz atau guru yang sangat tinggi ilmunya, sangat
jelas jihadnya (terutama jihad mengucapkan kalimat haq di depan penguasa
yang bathil), tetapi menulis kitab dengan nama samaran, jarang muncul
di depan umum (hingga orang jarang tahu wajahnya seperti apa), dan
menjelang wafatnya berwasiat kepada murid-muridnya (yang semuanya
tokoh-tokoh hebat), agar nanti bila wafat cukup disholatkan dan
dikuburkan oleh murid-murid terdekatnya saja, dan lokasi kuburnya agar
juga dirahasiakan. Dia tidak ingin ada orang yang masih berharap bahwa
dirinya setelah mati masih memiliki berkah atau manfaat. Sungguh
keihlasan yang luar biasa.
0 komentar:
Posting Komentar