
Melalui menteri luar negerinya, John Kerry, AS menyatakan bahwa kudeta militer Mesir adalah dalam rangka melindungi demokrasi. AS memiliki kepentingan atas demokrasi sehingga bagi siapapun yang mengganggu demokrasi maka akan berhadapan dengan AS.
Mursi yang dikhawatirkan oleh AS akan membawa Islam pada tampuk kepemimpinannya digulingkan oleh militer Mesir atas bantuan AS. Meskipun dalam setahun kepemimpinannya Mursi mengikuti keinginan AS tetap saja belum membuat negara penjajah itu puas. AS merasa khawatir Islam mewarnai pemerintahan di Mesir dan hal itu dianggap AS membahayakan demokrasi. Sehingga AS menggerakkan militer Mesir untuk mengkudeta Mursi dalam upaya melindungi demokrasi dari intervensi Islam.
Dengan demikian semakin jelas bahwa AS sangat tidak bisa menerima Islam mewarnai pemerintahan di Mesir karena hal itu dianggap membahayakan demokrasi. Semakin memperjelas bahwa demokrasi bukan jalan bagi perjuangan mengembalikan kehidupan Islam. (abu abdullah)

0 komentar:
Posting Komentar