
Semarang - Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jawa Tengah, tercatat 276 kasus HIV dan 387 kasus AIDS terjadi sejak Januari hingga Juni 2012. Dari data tersebut diketahui ibu rumah tangga menempati urutan kedua penderita HIV/AIDS setelah karyawan swasta di Jateng.
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB), Sri Kusuma Astuti mengatakan sejak 1993 hingga 2012 jika diakumulasikan sudah tercatat 5.301 kasus HIV/AIDS di Jawa Tengah.
"Kasus tertinggi pekerja swasta dengan prosentase 20,26 persen, lalu ibu rumah tangga 18,3 persen, sisanya karyawan swasta, PSK, anak, napi maupun PNS," kata Sri Kusuma dalam sambutannya dalam acara peringatan hari AIDS sedunia 'Selamatkan Perempuan Dan Anak Dari Kematian Karena HIV dan AIDS' di halaman kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Minggu (25/11/2012).
Penyebaran HIV hingga sampai ke ibu dan anak, lanjut Sri Kusuma, diduga kuat berasal dari lelaki pasangan mereka. Berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan 2012, jumlah laki-laki pembeli seks diperkirakan mencapai 6,7 juta orang. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat sejak 2009.
"Perempuan yang tertular HIV rentan masuk fase AIDS karena selain merawat diri sendiri juga harus merawat suami dan anaknya," tambahnya.
Untuk menyuarakan bahaya akibat HIV/AIDS sekaligus memperingati hari AIDS Sedunia, BP3AKB Provinsi Jawa Tengah bersama jejaring LSM Peduli HIV/AIDS Jawa Tengah menggelar berbagai kegiatan di halaman Gubernuran Jateng saat Car Free Day (CFD) berlangsung di Jl. Pahlawan.
Kegiatan berupa pembagian pamflet dan tanda tangan di atas kain putih panjang. Tidak hanya itu tarian acara juga dimeriahkan dengan tarian tradisional Papua dan tari lainnya.
Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, dalam acara tersebut mengatakan, perlu adanya langkah nyata dan berulang-ulang untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS.
"Penyebab utamanya ini bapak-bapak yang tidak bertanggung jawab. Saya minta agar menjauhi narkoba terutama yang menggunakan jarum suntik," ujar Bibit.() detik.com, 25/11/2012

0 komentar:
Posting Komentar