728x90 AdSpace

  • Hot News

    Rabu, 31 Oktober 2012

    SBY Berkepentingan Adanya Terorisme


    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengetahui akan adanya bom bunuh diri di Indonesia.

    "Kalau presiden mengatakan itu (bom bunuh diri), informasinya sudah di atas 70 persen, sudah mendekati A (Actual), itu artinya kalau secara positif presiden sudah tahu," kata pengamat intelijen dan terorisme, Umar Abduh kepada itoday, Selasa (30/10).

    Menurut Umar, kalau intelijen sudah mengetahui adanya potensi ancaman bom bunuh diri tetapi tidak mampu menghadapinya, artinya tidak ada bedanya dengan munculnya teroris yang direncanakan pihak negara. "Ini bisa diartikan, orang-orang teroris dipersilahkan melakukan bom bunuh diri," paparnya.

    Kata Umar, Presiden SBY sangat berkepentingan dengan masih adanya terorisme di Indonesia. "SBY berkepentingan untuk masih adanya terorisme. SBY hidup di atas gerakan teroris. Dia bisa berkuasa di atas isu terorisme. Dia memanfaatkan isu terorisme," jelasnya.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebelum berangkat ke London, Inggris, Presiden SBY mengatakan terorisme adalah kejahatan besar dan agama manapun melarang aksi-aksi terorisme sebab yang menjadi korban tidak pandang bulu termasuk orang-orang yang tidak berdosa ikut menjadi korban.

    "Kalau aksi terorisme dilaksanakan dengan aksi bunuh diri maka itu (pembom bunuh diri) juga ikut jadi korban," kata SBY di dalam keterangan pers di Bandara Udara Internasional Halim Perdanakusumah Jakarta, Selasa (29/10).

    Presiden SBY ingin menyerukan dan mengajak jajaran pemerintahan serta menginstruksikan agar semua pihak tetap melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi lagi aksi-aksi terorisme ini dimasa mendatang. "Manakala masih ada aksi terorisme segera ditindak dan pelakunya dibawa ke pengadilan," kata dia.() itoday.co.id
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: SBY Berkepentingan Adanya Terorisme Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top