Jakarta Kasus korupsi terus menyandera sejumlah pejabat pemerintahan. Hal ini menimbulkan sentimen negatif masyarakat terhadap para pejabat tersebut.
Hal ini dibuktikan dalam survei yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pada 6 hingga 19 Juli 2012. Sampel yang digunakan sebanyak 1.480 responden, margin of error kurang lebih 2,55 persen dan confidence level 95 persen dan tersebar di 32 provinsi (minus Papua) dengan metode tatap muka.
"Sebanyak 77 persen publik menilai pejabat pemerintah mayoritas korupsi. Hanya 12 persen yang menilai korupsi dilakukan oleh sebagian kecil pejabat. Ini cenderung tinggi," jelas peneliti CSIS, Philips Vermonte saat mempresentasikan hasil surveinya di kantor The Jakarta Post, Jalan Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2012).
Tak hanya itu, sentimen negatif kepada pejabat pemerintah juga muncul tatkala publik menilai apakah pemerintah tegas dan peduli terhadap mereka.
"Sebanyak 64 persen publik menilai pemerintah tidak tegas mengambil keputusan. Sementara 57 persen menilai pemerintah tidak peduli pada rakyat. Nilai yang cukup tinggi karena diatas 55 persen," papar Philips.
Sedangkan kinerja incumbent dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono juga dianggap buruk dan tidak memuaskan, kembali terlihat dalam hasil survei.
"Publik menilai 54 persen kinerja SBY tidak memuaskan, dan ada 38 persen yang menilai memuaskan. Sebanyak 18,3 persen berasal dari Golkar dan 17,8 persen dari PDIP yang menilai tidak memuaskan," imbuh Philips.
Namun sebanyak 21,6 persen yang menilai memuaskan juga datang dari Golkar. "Ini menunjukkan bagaimana partai tersebut bisa menempatkan diri dengan baik, kapan menjadi oposisi dan kapan mendukung pemerintah," kata Philips.() detik.com
Hal ini dibuktikan dalam survei yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pada 6 hingga 19 Juli 2012. Sampel yang digunakan sebanyak 1.480 responden, margin of error kurang lebih 2,55 persen dan confidence level 95 persen dan tersebar di 32 provinsi (minus Papua) dengan metode tatap muka.
"Sebanyak 77 persen publik menilai pejabat pemerintah mayoritas korupsi. Hanya 12 persen yang menilai korupsi dilakukan oleh sebagian kecil pejabat. Ini cenderung tinggi," jelas peneliti CSIS, Philips Vermonte saat mempresentasikan hasil surveinya di kantor The Jakarta Post, Jalan Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2012).
Tak hanya itu, sentimen negatif kepada pejabat pemerintah juga muncul tatkala publik menilai apakah pemerintah tegas dan peduli terhadap mereka.
"Sebanyak 64 persen publik menilai pemerintah tidak tegas mengambil keputusan. Sementara 57 persen menilai pemerintah tidak peduli pada rakyat. Nilai yang cukup tinggi karena diatas 55 persen," papar Philips.
Sedangkan kinerja incumbent dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono juga dianggap buruk dan tidak memuaskan, kembali terlihat dalam hasil survei.
"Publik menilai 54 persen kinerja SBY tidak memuaskan, dan ada 38 persen yang menilai memuaskan. Sebanyak 18,3 persen berasal dari Golkar dan 17,8 persen dari PDIP yang menilai tidak memuaskan," imbuh Philips.
Namun sebanyak 21,6 persen yang menilai memuaskan juga datang dari Golkar. "Ini menunjukkan bagaimana partai tersebut bisa menempatkan diri dengan baik, kapan menjadi oposisi dan kapan mendukung pemerintah," kata Philips.() detik.com

0 komentar:
Posting Komentar