728x90 AdSpace

  • Hot News

    Jumat, 16 September 2011

    Akademisi dan Mahasiswa Muslim Semakin Menentang Teori Darwin, ParaPendukung Evolusi Khawatir










    Syabab.Com- Kaum Muslim di banyak negeri semakin menolak teori Darwin tentang evolusi. Hal tersebut karena pengaruh unsur-unsur konservatif dalam Islam, demikian diungkapkan dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh Dewan Inggris di Mesir, Senin (16/11/09). Pembicara pada konferensi itu merasa khawatir atas meningkatnya penolakkan teori Darwin tersebut.


    Nidhal Guessoum, Profesor Fisika dan Astronomi American University of Sharjah di Uni Emirat Arab mengatakan dalam konferensi di Mesir itu bahwa di banyak tempat para mahasiswa dan akademisi mereka harus membuat pilihan binner antara evolusi dan kreasionisme, bukan pemahaman bahwa seseorang dapat percaya baik dalam Tuhan dan dalam teori Darwin.

    Dr. Guessoum, mengatakan bahwa di negara-negara seperti Tunisia, Turki, Pakistan dan Malaysia, hanya 15% saja dari mereka yang disurvei mempercayai teori Darwin untuk menjadi "benar" atau "mungkin benar". Hasil tersebut sama-sama dominan baik di kalangan siswa dan guru, dari SMA  hingga universitas.

    Sebuah survei  dari 100 akademisi dan 100 mahasiswa yang dilakukan di universitasnya menunjukkan bahwa 62 persen dari dosen dan mahasiswa muslim percaya evolusi menjadi sebuah "teori yang belum terbukti", dibandingkan dengan 10 persen profesor non-Muslim. "Tingkat penerimaan evolusi dan gagasan pengajaran tentang evolusi sangat rendah,"katanya.

    Dr. Guessoum termasuk salah seorang ilmuwan yang mengatakan bahwa evolusi tidak bertentangan  dengan keyakinan Islam. Ia mengklaim bahwa banyak ilmuwan Muslim dari zaman keemasan Islam hingga hari ini mengadopsi pandangan dunia evolusi. "Aku heran, semua orang yang berpendidikan menolak evolusi?"

    Konferensi yang membicarakan tentang teori Darwin tersebut diselenggarakan di Alexandria, Mesir, dalam rangka peringatan dua abad kelahiran Darwin.

    Dr. Guessom menyatakan bahwa kekhawatiran di kalangan  umat Islam tentang evolusi tersebut sebagai masalah yang serius. Ia malah menuduh penolakkan atas teori darwin tersebut kurang memahami ilmu pengetahuan."Kita tidak bisa membiarkan orang-orang masuk ke abad 21  tanpa  memahami ilmu pengetahuan.

    Teori Darwin berhasil dihancurkan dan penolakkan atas evolusi tersebut mengemuka terutama setelah seorang ilmuwan Turki mengungkap  kegagalan teori tersebut. Adnan Oktar atau Harun Yahya dari Ankara telah menawarkan £4.4 triliun bagi siapa saja yang dapat  menujukkan satu fosil untuk membuktikan evolusi.

    Dalam terbitannya tertanggal 12 Desember 2008, majalah terkenal Science memuat tulisan berjudul "Bracing for Islamic Creationism." (Bersiaga Menghadapi Penciptaan Islam) Tulisan tersebut menekankan tingginya tingkat penolakan terhadap teori evolusi di dunia Islam.

    Teori  Darwin telah  nyata gagal secara ilmiah, dan juga bertentangan dengan aqidah Islam. Namun, mengapa hingga hari ini teori tak terbukti tersebut masih diajarkan dalam pelajaran sains ke kalangan kaum Muslim? Sudah saatnya, kaum Muslim kembali kepada jati dirinya untuk mengambil kembali kejayaan sains seperti di zaman keemasan dulu yang bersih dari akidah rusak. Hal itu hanya bisa dilakukan melalui Khilafah Rasyidah, Insya Allah tidak akan lama lagi. [z/m/to/hy/syabab.com] sumber:syabab.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Akademisi dan Mahasiswa Muslim Semakin Menentang Teori Darwin, ParaPendukung Evolusi Khawatir Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top